Ahok Gusar Dapat Laporan BPK Minta Cabut Video Sebelum Pemeriksaan

Kompas.com - 24/11/2015, 11:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah pemeriksaannya di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tak boleh didokumentasi, Senin (23/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah pemeriksaannya di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tak boleh didokumentasi, Senin (23/11/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama gusar mendengar permintaan BPK agar video perdebatan sebelum pemeriksaan dirinya di BPK dihapus.

Info itu didapat Basuki dari Dinas Komunikasi, Informasi, dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI.

"Kemarin saya dapat laporan Diskominfomas, Berita Jakarta kan meng-upload sampai berhenti, tidak boleh masuk. Itu diteleponin lho kemarin, supaya dicabut katanya," kata Basuki, di Balai Kota, Selasa (24/11/2015). 

Video berdurasi 04.22 menit itu diunggah oleh akun beritajakartavideo. Video itu menampilkan insiden kecil ketika kameramen Pemprov DKI dihalangi masuk lift oleh pegawai BPK.


Sementara Basuki yang sudah di dalam lift berteriak dan pengawal pribadinya pun akhirnya menarik masuk kameramen tersebut.

Seusai itu, video tersebut juga menampilkan protes Basuki kepada Staf Ahli bidang Investigasi BPK I Nyoman Wara. Basuki kesal karena pemeriksaannya tidak boleh direkam.

"Saya bilang, ini BPK apa bukan? Kalau BPK resmi, suruh surat dong (cabut video). Berarti BPK apa? Takut, oknum BPK ketakutan sekarang," kata Basuki. 

Selain itu, menurut Basuki, seharusnya jika pemeriksaan tersebut hanya bersifat meminta keterangan, ia dapat didampingi oleh beberapa pihak. Termasuk stafnya yang memegang banyak data.

"DKI begitu besar, saya mana inget surat-surat begitu banyak coba? Kalau dikumpulin suratnya sampai segitu nih soal (pembelian lahan) RS Sumber Waras."

"Kalau begitu mesti staf saya dong yang bantu nyariin, ternyata enggak boleh. Tanda tangan juga enggak boleh. Makanya saya katakan, ini ada apa," kata Basuki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X