SKPD DKI Boroskan Anggaran, Ahok Bisa Sekalian Bersih-bersih

Kompas.com - 26/11/2015, 08:45 WIB
Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Asisten Sekda bidang Pembangunan DKI, Kamis (17/9/2015). Jessi CarinaRapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Asisten Sekda bidang Pembangunan DKI, Kamis (17/9/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat tetap menganggap positif banyaknya temuan pemborosan anggaran yang dilakukan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Menurut Djarot, hal itu bisa sekaligus mengevaluasi kinerja SKPD dan menjadi bahan catatan bagi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

"Memang banyak temuan pemborosan. Enggak apa-apa, kita bisa sekalian bersih-bersih," ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (25/11/2015).

Atas banyaknya pemborosan anggaran ini, Djarot tidak ingin langsung berburuk sangka banyak SKPD yang main anggaran. Dia yakin bahwa masih banyak SKPD yang menggunakan pola pikir yang lama.

Djarot mengatakan, sering kali pimpinan SKPD tidak peduli dengan apa yang diusulkan anak buahnya di eselon III sehingga pengawasan dari pimpinan SKPD sendiri juga kurang.

"Eselon III pasrah juga serahin ke eselon IV, eselon IV bilangnya yang ngajuin anggaran itu PHL (pegawai harian lepas). Nah, itu lebih celaka lagi. Artinya, masih ada PNS yang mindset-nya belum berubah," ujar dia.

Djarot mengatakan, hal-hal seperti itu tidak akan dibiarkan terjadi dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016.

Menurut dia, baik Gubernur maupun DPRD DKI siap mengawal APBD agar diisi oleh kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

Dia juga yakin APBD 2016 akan dilaksanakan dengan menggunakan peraturan daerah.

"Kalau saya selalu optimistis dengan sesuatu hal yang normatif dan baik, kami akan berjuang agar APBD bisa dengan perda dan saya pikir DPRD juga akan berjuang," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
Galaunya Ibu Hamil gara-gara Corona...

Galaunya Ibu Hamil gara-gara Corona...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X