Stasiun Tanjung Priok Dibuka, Pedagang Senang tetapi Was-was

Kompas.com - 28/11/2015, 05:45 WIB
Suasana Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2015). KOMPAS.COM/DIAN ARDIAHANNISuasana Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2015).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang mengaku senang adanya reaktivasi Stasiun Tanjung Priok, sayangnya mereka pun memiliki ketakutan jika sewaktu-waktu diusir, sehingga tak dapat berjualan lagi.

"Senang sih, tapi takut juga kalau enggak bisa jualan di sini lagi. Apalagi sekarang kamtibnya ganas-ganas" kata Samid (40) pedagang es kelapa saat ditemui di depan Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2015).

Tapi, Samid mengaku pasrah, jika suatu saat tidak diizinkan untuk berdagang. Pria asal Cirebon itu bercerita bahwa ia sempat mendulang rezeki saat stasiun aktif.

"Pas dibuka beberapa tahun dulu, yang beli es kelapa ramai. Sehari bisa ngantongin uang sampai Rp 400 ribu sehari," ungkapnya.

Samid melanjutkan, tutupnya stasiun membuat omzetnya menurun, jadi sekitar Rp 200 ribu-300 ribu per harinya.

Selain Samid, Marwah (55) pedagang nasi juga turut senang mendengar kabar reaktivasi Stasiun Tanjung Priok.

"Saya senang-senang aja dengarnya, semoga aja bisa ramai dagangannya," harap Marwah.

Namun dirinya mengaku tidak berharap banyak dari dibukanya stasiun.

"Tapi kan di dalam pasti sudah ada kantinnya juga, jadi saya tidak terlalu berharap," tutupnya.

PT KAI dan PT KCJ memang berencana untuk mengaktifkan kembali lintasan KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok. Lintasan sepanjang 8,086 kilometer itu, sebelumnya sudah diuji coba pada Senin lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Megapolitan
Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X