Polisi Dalami Hasil Visum Nova Riyanti Yusuf

Kompas.com - 02/12/2015, 12:37 WIB
Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf. Kompas.com/SABRINA ASRILWakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf.
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami hasil visum anggota DPR RI periode 2009-2014 Nova Riyanti Yusuf yang melaporkan suaminya atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Polisi akan meminta keterangan saksi dan memeriksa alat bukti lainnya untuk melengkapi hasil visum tersebut. (Baca: Diduga Jadi Korban KDRT, Nova Riyanti Yusuf Diperiksa Polisi)

"Jadi nanti ini akan ada peristiwa lain yang mendahului. Karenanya akan didalami," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Menurut Krishna, hasil visum terhadap Nova Riyanti Yusuf atau yang biasa disapa Noriyu ini sudah ke luar.

Hasil visum tersebut, kata dia, hanya menggambarkan bekas luka, dan sebab luka.

"Visum sudah keluar. Tapi kalo visum kan tidak menjelaskan ciri-ciri kekerasan fisik. Visum menjelaskan bentuk luka, sebab luka," ujar Krishna.

Namun, Krishna tidak mengungkapkan bekas luka seperti apa yang dialami Noriyu dan sebab luka tersebut berdasarkan hasil visum. (Baca juga: Bantah Lakukan KDRT, Istri Ivan Haz Diminta Jujur Saat Pemeriksaan)

Polisi juga belum dapat menentukan apakah suami Noriyu patut diduga melakukan KRDT atau tidak.

"Kalau pun salah, kan misalnya cukup bukti kan harus diproses dan kami belum menyentuh kepada terlapor karena mau melengkapi alat-alat bukti dulu," kata Krishna.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Megapolitan
Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Megapolitan
Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Megapolitan
Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Megapolitan
Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Megapolitan
Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Megapolitan
Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Megapolitan
Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Megapolitan
Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Megapolitan
Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Megapolitan
Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X