Kompas.com - 02/12/2015, 12:48 WIB
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Tri Djoko Margianto Kompas.com/Alsadad RudiKepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Tri Djoko Margianto
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Kepala Dinas Tata Air DKI Tri Djoko Sri Margianto untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dipimpinnya itu sebelum mengundurkan diri.

Setelah itu, Basuki akan menyetujui pengunduran diri Tri Djoko. "Setuju, tetapi dia tetap harus pertanggungjawaban uang, dong. Mana bisa dia main kabur," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (2/11/2015). (Baca: Kadis Tata Air DKI: Sudah 36 Tahun Saya Mengabdi sebagai PNS)

Adapun tahap tutup anggaran setiap tahun dilaksanakan pada 15 Desember. Dengan demikian, Basuki berharap, Tri Djoko meninggalkan jabatannya setelah tahap tutup anggaran tersebut.

"Kalau dia mau berhenti, kan tanggung jawab dia masih ada. Kami langsung ganti orang, enggak masalah," kata Basuki. 

Tri Djoko sebelumnya menyerahkan surat pengunduran diri ke Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah.

Adapun alasan pengunduran diri Tri Djoko terkait dengan kesehatan dan usia. Tri Djoko dilantik sebagai Kepala Dinas Tata Air pada 3 Juli 2015 lalu.

Saat pelantikan pejabat eselon pada 27 November lalu, Basuki sempat akan mengganti Tri Djoko. (Baca: Kepala Dinas Tata Air DKI Mengundurkan Diri)

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat Herning Wahyuningsih ditunjuk Basuki untuk menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Air DKI. Sementara itu, Basuki batal memecat para kepala dinas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Rumah 2 Lantai di Cimanggis Depok Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

Rumah 2 Lantai di Cimanggis Depok Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

Megapolitan
Sidang Kasus Dugaan Mafia Tanah yang Dialami Keluarga Nirina Zubir Digelar Hari Ini

Sidang Kasus Dugaan Mafia Tanah yang Dialami Keluarga Nirina Zubir Digelar Hari Ini

Megapolitan
Update 16 Mei: Bertambah 9, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.204

Update 16 Mei: Bertambah 9, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.204

Megapolitan
Update 16 Mei: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 66 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Update 16 Mei: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 66 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Megapolitan
Pemindahan Warga Korban Kebakaran Pasar Gembrong ke Rusun Tunggu Kesiapan Sudin Perumahan

Pemindahan Warga Korban Kebakaran Pasar Gembrong ke Rusun Tunggu Kesiapan Sudin Perumahan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan | Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol

[POPULER JABODETABEK] Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan | Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol

Megapolitan
Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.