Kompas.com - 03/12/2015, 10:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Sabtu (28/11/2015) Kompas.com/Alsadad RudiGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Sabtu (28/11/2015)
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menggandeng pegawai negeri sipil (PNS) DKI menjadi calon Wakil Gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Hal itu akan dilakukan Basuki jika KTP yang tengah dikumpulkan oleh komunitas pendukungnya, Teman Ahok, sudah mencapai target pencalonan jalur independen. 

"Saya bilang, kalau KTP terkumpul, saya bertemu PNS yang baik di (Pemprov) DKI, saya akan mencalonkan dia jadi Wagub (Wakil Gubernur). Sekalipun kami harus kalah," kata Basuki, saat menghadiri Talkshow Anti Korupsi, di Kantor Dirjen Pajak, Kamis (3/12/2015). 

Basuki mengatakan, pencalonan PNS menjadi Wakil Gubernur untuk mematahkan stigma atau pandangan buruk warga terhadap pegawai negeri.

Menurut Basuki, warga memiliki pandangan buruk terhadap PNS.

"Sekarang kami berupaya menghilangkan stigma bahwa PNS birokrat pasti korup, pasti malas. Enggak, saya yakin banyak pegawai yang baik-baik dan bagus-bagus."

"Ini untuk mempertontonkan kepada rakyat bahwa saya mau membuktikan ada PNS di DKI yang pantas jadi Wagub dan Gubernur," kata Basuki. 

Pada Senin (30/11/2015) lalu, pengumpulan KTP oleh Teman Ahok sudah melewati perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilihan Legislatif 2014.

Total KTP untuk Basuki mencapai 455.299 KTP. Sementara jumlah suara untuk PPP adalah 452.224 pada Pileg 2014 lalu.

Dengan terlewatinya suara PPP, artinya perolehan KTP untuk Basuki berhasil melewati tujuh partai besar yang memperoleh kursi di DPRD DKI Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X