Kompas.com - 08/12/2015, 08:41 WIB
Tampak desain surat suara resmi yang akan digunakan dalam pilkada di Tangerang Selatan, 9 Desember 2015 mendatang.
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERATampak desain surat suara resmi yang akan digunakan dalam pilkada di Tangerang Selatan, 9 Desember 2015 mendatang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri
TANGERANG, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan Mohamad Subhan telah memastikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mana saja calon wali kota akan mencoblos besok, Rabu (9/12/2015).

Untuk pasangan tiap calon wali kota, yakni ketiga wakil wali kota, dipastikan tidak bisa ikut mencoblos.

"Tiga calon wakil wali kota besok tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena bukan ber-KTP Tangerang Selatan," kata Subhan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/12/2015) pagi.

Untuk calon wakil wali kota nomor urut satu, Li Claudia Chandra, beralamat dan ber-KTP di wilayah Kabupaten Tangerang, Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri yang adalah calon nomor urut dua berdomisili di Jakarta Selatan.

Sedangkan wakil wali kota nomor urut tiga Benyamin Davnie beralamat di Kota Tangerang, sesuai dengan yang tertera di KTP-nya.

Meski tidak ikut memilih, ketiga calon wakil wali kota akan mendampingi pasangannya masing-masing yang adalah calon wali kota untuk mencoblos, esok hari.

Calon wali kota Ikhsan Modjo akan mencoblos di TPS 27, Kelurahan Rawabuntu, Kecamatan Serpong.

Untuk calon wali kota Arsid, dijadwalkan mencoblos di TPS 31, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang.

Untuk Airin yang adalah calon petahana sekaligus calon nomor urut tiga, akan mencoblos di TPS 17, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara.

Berbagai persiapan final sedang dirampungkan, baik oleh KPUD, Panwaskada, dan Polres Tangerang Selatan untuk mempersiapkan pilkada esok hari.

KPUD masih akan menggelar rapat koordinasi sekaligus monitoring seluruh TPS dan KPPS di Tangerang Selatan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Kakek Tewas Dikeroyok karena Dituduh Maling | Konvoi Mobil Mewah Tak Ditilang Meski Langgar Aturan

[POPULER JABODETABEK] Kakek Tewas Dikeroyok karena Dituduh Maling | Konvoi Mobil Mewah Tak Ditilang Meski Langgar Aturan

Megapolitan
Kata Saksi soal Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di Makassar: Seret Nama Rizieq hingga Cara Kelabui Polisi

Kata Saksi soal Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di Makassar: Seret Nama Rizieq hingga Cara Kelabui Polisi

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun, Polisi Sebut Sudah Berusaha Melerai

Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun, Polisi Sebut Sudah Berusaha Melerai

Megapolitan
Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Megapolitan
Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Megapolitan
Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.