Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ahok Tuding Ada Oknum Pimpinan KPK yang Berniat Kriminalisasi Dirinya

Kompas.com - 08/12/2015, 20:26 WIB
Kurnia Sari Aziza

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuding ada oknum pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berniat mengkriminalisasi dirinya. Hal ini terkait penyidikan kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh KPK. 

"Mau kriminalisasi Ahok (Basuki) kali, ada oknumnya," kata Basuki di Balai Kota, Selasa (8/12/2015). 

Bahkan, Basuki menyebut nama pimpinan sementara KPK, Taufiequrachman Ruki. Basuki mengaku, Ruki pernah memberinya penghargaan sebagai salah satu mitra antikorupsi. (Baca: Ahok Duga Pembatalan Dirinya pada Acara KPK karena Kasus Sumber Waras)

Basuki mempertanyakan sikap KPK yang mendadak membatalkan undangan untuk dirinya sebagai narasumber dalam Hari Anti Korupsi Sedunia di Bandung, Jumat (10/12/2015) mendatang.

"Malu dong, Ahok tercatat pernah dikasih Pak Ruki penghargaan tiga mitra antikorupsi di Tugu Proklamasi akhir tahun 2006," kata Basuki. 

Rencananya, Basuki turut serta dalam Diskusi Forum Dialog Nasional Manajemen Pengendalian Gratifikasi dengan tema "Berbeda untuk Berubah".

Diskusi itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diselenggarakan KPK. (Baca: KPK Mendadak Batalkan Undang Ahok pada Hari Antikorupsi Sedunia)

Sebelumnya, selain mengundang Basuki, KPK juga mengundang narasumber lain, seperti pimpinan KPK, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said, Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin, dan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saksi Sebut Pria yang Diduga Membunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading Sudah Ditangkap

Saksi Sebut Pria yang Diduga Membunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading Sudah Ditangkap

Megapolitan
Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Ir H Juanda Macet Imbas Penutupan Jalan

Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Ir H Juanda Macet Imbas Penutupan Jalan

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading Dikenal Pendiam

Wanita Hamil yang Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading Dikenal Pendiam

Megapolitan
Berboncengan Sambil Bawa Katana, Dua Begal Berusia Remaja Ditangkap Polisi di Bekasi

Berboncengan Sambil Bawa Katana, Dua Begal Berusia Remaja Ditangkap Polisi di Bekasi

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jabodetabek 22 April 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jabodetabek 22 April 2024

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Ditemukan Tanpa Pakaian Lengkap

Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Ditemukan Tanpa Pakaian Lengkap

Megapolitan
Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Megapolitan
Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Megapolitan
Tak Kuat Menahan Beban, Kurir Tahu Terjatuh dari Motor Saat Terobos Banjir di Cibubur

Tak Kuat Menahan Beban, Kurir Tahu Terjatuh dari Motor Saat Terobos Banjir di Cibubur

Megapolitan
Viral Pemuda Curi Pembatas Jalan di Kawasan Ragunan

Viral Pemuda Curi Pembatas Jalan di Kawasan Ragunan

Megapolitan
Damkar Jaktim Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3 Meter yang Sembunyi di Paralon

Damkar Jaktim Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3 Meter yang Sembunyi di Paralon

Megapolitan
Menjajal Wahana Rumah Hantu Baru di Kota Tua, Konsepnya Gudang Zaman Belanda...

Menjajal Wahana Rumah Hantu Baru di Kota Tua, Konsepnya Gudang Zaman Belanda...

Megapolitan
Besok Puslabfor Olah TKP di Toko Saudara Frame, Polisi Sedot Air yang Menggenang di “Basement”

Besok Puslabfor Olah TKP di Toko Saudara Frame, Polisi Sedot Air yang Menggenang di “Basement”

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com