Wakil Wali Kota Depok "Nyoblos" Bawa Anak-Istri, Minus Menantu

Kompas.com - 09/12/2015, 11:07 WIB
Calon wali kota Depok nomor urut dua, Idris Abdul Shomad saat memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 77 di Perumahan Pondok Duta II, Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok, Rabu (9/12/2015). Idris merupakan calon yang mendapat dukungan dari PKS, Gerindra, dan Demokrat. Kompas.com/Alsadad RudiCalon wali kota Depok nomor urut dua, Idris Abdul Shomad saat memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 77 di Perumahan Pondok Duta II, Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok, Rabu (9/12/2015). Idris merupakan calon yang mendapat dukungan dari PKS, Gerindra, dan Demokrat.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri
DEPOK, KOMPAS.com - Calon wali kota Depok nomor urut dua, Idris Abdul Shomad, ikut memberikan suaranya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2015.

Ia mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 77 Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok.

Idris tiba di TPS sekitar pukul 09.30. Ia datang bersama dengan istri dan lima anaknya dengan menggunakan dua mobil.

Namun, menantunya tidak ikut dalam rombongan karena terdaftar di TPS di lokasi lain.

"Saya sama istri dan lima anak. Menantu saya di Jatimulya (Cilodong)," kata Idris saat akan masuk ke TPS.

Saat ini, Idris masih tercatat sebagai Wakil Wali Kota Depok.

TPS 77 yang menjadi lokasinya mencoblos berlokasi di Perumahan Pondok Duta II, tak jauh dari rumah dinasnya yang berlokasi di Perumahan Pesona Depok.

Menurut Idris, ia sudah jarang menempati rumah dinasnya itu. Karena, dia lebih banyak tinggal di kediaman pribadinya di Jatimulya.

"Dulu saya di sini. Sekarang pulang kampung ke Jatimulya, tempat engkong sama bapak saya. KTP saya juga di sana," ujar calon yang didukung oleh PKS, Gerindra, dan Demokrat ini.

Di Pilkada Depok 2015, Idris berpasangan dengan Pradi Supriyatna.

Keduanya bersaing dengan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut satu, Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimini yang didukung PDI-P, PKB, PAN, Nasdem, dan Golkar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Irawan: Istri itu Punya Tiga Tingkat Kemarahan - SUCI 2
Stand Up Irawan: Istri itu Punya...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Megapolitan
Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Megapolitan
Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Megapolitan
Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

Megapolitan
Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Megapolitan
Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Megapolitan
Vaksinasi Dosis Ketiga secara 'Door to Door' Jangkau Lansia di Utan Panjang

Vaksinasi Dosis Ketiga secara "Door to Door" Jangkau Lansia di Utan Panjang

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Megapolitan
Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Megapolitan
5 Warga Kota Tangerang Positif Omicron, 2 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

5 Warga Kota Tangerang Positif Omicron, 2 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.