Kini Ahok Puja-puji DPRD DKI

Kompas.com - 10/12/2015, 13:37 WIB
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Mohamad Taufik memimpin rapat Banggar KUA-PPAS 2016, di Gedung DPRD DKI, Kamis (10/12/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terlihat akrab dan terus memuja-muji anggota DPRD DKI ketika mengikuti rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, Kamis (10/12/2015) ini.

Tidak ada ketegangan antara Basuki dan para anggota Dewan. Padahal, biasanya, mereka perang argumen serta adu mulut di media. 

"Saya katakan, saya tidak ingin seolah-olah di Pemda (Pemerintah Daerah) DKI ini yang kerja hanya eksekutif. Makanya, saya sampaikan, DPRD ini kerjanya betul-betul luar biasa," kata Basuki saat rapat Banggar DPRD DKI di Gedung DPRD DKI, Kamis (10/12/2015). 

Basuki mengatakan, hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif disebut sebagai Pemerintahan DKI Jakarta.


Salah satu contoh hubungan baik dirinya dengan DPRD DKI ialah ketika Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Bestari Barus melaporkan dugaan anggaran siluman di Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

Kemudian, ada pula kecurigaan DPRD DKI terkait munculnya kegiatan pembuatan KTP anak di pos Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI.

Setelah diberi penjelasan, anggaran itu muncul karena instruksi Kementerian Dalam Negeri.

"Itu yang saya bilang sama Pak Ketua (DPRD). Pak Ketua DPRD ini juga kasih tahu saya, siapa saja SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang bisa atau tidak bisa kerja."

"Sekali lagi, kali ini betul-betul eksekutif dan legislatif menyatu, DPRD dan Gubernur menyatu untuk menyisir anggaran. Tidak boleh ada yang main-main," kata Basuki.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

William Aditya, Anggota DPRD DKI Berusia 23 Tahun dan Idealisme Anti Korupsi

William Aditya, Anggota DPRD DKI Berusia 23 Tahun dan Idealisme Anti Korupsi

Megapolitan
Perjuangan Caleg PSI William Aditya, Masuk DPRD DKI dengan Label Triple Minority

Perjuangan Caleg PSI William Aditya, Masuk DPRD DKI dengan Label Triple Minority

Megapolitan
Sidang Lanjutan 12 Terdakwa Kerusuhan 22 Mei, Jaksa Akan Hadirkan Saksi

Sidang Lanjutan 12 Terdakwa Kerusuhan 22 Mei, Jaksa Akan Hadirkan Saksi

Megapolitan
Sikap Pemprov DKI terhadap Polemik Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Sikap Pemprov DKI terhadap Polemik Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Alarm Itu Sudah Dibunyikan Green Religion Sejak 12 Tahun Lalu

Alarm Itu Sudah Dibunyikan Green Religion Sejak 12 Tahun Lalu

Megapolitan
Terima Pin Emas, Fraksi Gerindra: Itu Kan Bentuk Apresiasi, Apa yang Berlebihan?

Terima Pin Emas, Fraksi Gerindra: Itu Kan Bentuk Apresiasi, Apa yang Berlebihan?

Megapolitan
Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL dan Sikap Pemprov DKI

Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL dan Sikap Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Depok di Gunung Sindur

Polisi Tangkap Komplotan Begal Depok di Gunung Sindur

Megapolitan
Penembakan Anjing Beedo, Berawal dari Rasa Kesal hingga Penetapan Tersangka

Penembakan Anjing Beedo, Berawal dari Rasa Kesal hingga Penetapan Tersangka

Megapolitan
Penemuan Granat di Jagakarsa, Diduga Peninggalan Zaman Perang

Penemuan Granat di Jagakarsa, Diduga Peninggalan Zaman Perang

Megapolitan
5 Fakta tentang Dakwaan Andri Bibir, Disebut Suplai Batu ke Pendemo hingga Ikut Melempar

5 Fakta tentang Dakwaan Andri Bibir, Disebut Suplai Batu ke Pendemo hingga Ikut Melempar

Megapolitan
Viral Pelajar Minum Miras di Kelas, Disdik Tanyakan ke Kepala Sekolah di Jakut

Viral Pelajar Minum Miras di Kelas, Disdik Tanyakan ke Kepala Sekolah di Jakut

Megapolitan
Tolak Pin Emas, Staf Ahok yang Jadi Anggota DPRD DKI Akan Jual untuk Disumbangkan

Tolak Pin Emas, Staf Ahok yang Jadi Anggota DPRD DKI Akan Jual untuk Disumbangkan

Megapolitan
Anggota Terpilih DPRD DKI dari PSI Tolak Pin Emas, Usul Pakai Bahan Kuningan

Anggota Terpilih DPRD DKI dari PSI Tolak Pin Emas, Usul Pakai Bahan Kuningan

Megapolitan
Dapat Pin Emas, Fraksi PAN DPRD DKI Baru Mau Pakai Saat Angka Kemiskinan Turun

Dapat Pin Emas, Fraksi PAN DPRD DKI Baru Mau Pakai Saat Angka Kemiskinan Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X