Kompas.com - 12/12/2015, 14:45 WIB
Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Kusmedi Priharto, Kepala Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Veronica Tan, dan Direktur Utama (Dirut) RSUD Pasar Minggu Theodora Carolina, saat peresmian RSUD Pasar Minggu, Sabtu (12/12/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaMenteri Kesehatan Nila Moeloek, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Kusmedi Priharto, Kepala Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Veronica Tan, dan Direktur Utama (Dirut) RSUD Pasar Minggu Theodora Carolina, saat peresmian RSUD Pasar Minggu, Sabtu (12/12/2015).
|
EditorCaroline Damanik
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan bahwa menurut penilaiannya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta adalah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Jakarta yang memiliki kinerja paling baik.

"Kalau ditanya sama saya, SKPD apa yang paling membanggakan? (Dinas) Kesehatan ini luar biasa," kata Basuki saat meresmikan RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (12/12/2015). (Baca juga: Ahok Bangga RSUD Pasar Minggu Dibangun di Zamannya)

Mendengar pernyataan itu, sontak para tamu yang sebagian besar merupakan pegawai Dinas Kesehatan serta petugas puskesmas di tingkat kecamatan langsung bersorak. Mereka juga bertepuk tangan mendengar pujian itu. 

Basuki mengklaim, pelayanan rumah sakit umum daerah (RSUD) sudah setara dengan RS swasta di Jakarta. Bahkan, lanjut Basuki, dokter spesialis jantung di RSUD Tarakan mampu menangani pasiennya dengan baik.

"Dokter spesialis jantungnya top. Sudah lebih dari 300 operasi tidak ada (pasien) yang 'lewat' (meninggal dunia)," kata Basuki. 

Tak hanya pelayanan di bidang kesehatan, lanjut dia, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) juga membanggakan. Semua urusan warga, klaim Basuki, diurusi tanpa dipungut pungutan liar.

"Tahun depan giliran Dinas Pendidikan. Sekolah dibagusin, guru dibagusin juga, dan kami mau ambil guru swasta untuk mengajar di sekolah kami. Guru yang tidak bagus dipindahkan saja," ungkap Basuki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Megapolitan
UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Megapolitan
Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Megapolitan
Update 17 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 421, Pasien Aktif Jadi 7.293

Update 17 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 421, Pasien Aktif Jadi 7.293

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X