Ahok: Metromini Ugal-ugalan akibat Kegagalan PT Transjakarta

Kompas.com - 17/12/2015, 14:51 WIB
Metromini adalah salah satu alternatif kendaraam umum yang diminati warga.
Walaupun.kerap ugal-ugalan kendaraan ini dianggap cepat mengantar penumpang ke tujuan, Blok M, Jakarta, Jumat.(26/7/2013). KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIMetromini adalah salah satu alternatif kendaraam umum yang diminati warga. Walaupun.kerap ugal-ugalan kendaraan ini dianggap cepat mengantar penumpang ke tujuan, Blok M, Jakarta, Jumat.(26/7/2013).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut banyaknya metromini yang masih beroperasional dan ugal-ugalan sebagai bagian kegagalan PT Transjakarta.

Basuki mengatakan, badan usaha milik daerah (BUMD) yang dipimpin Antonius NS Kosasih itu gagal membeli bus dalam jumlah banyak.

Tak hanya itu, lanjut dia, PT Transjakarta juga gagal mengintegrasikan perusahaan bus sedang. 

"Metromini memang mati sendiri kok karena kami terus tambah bus. Tetapi, memang ini ada kegagalan dari PT Transjakarta juga sebetulnya," kata Basuki di Balai Kota, Kamis (17/12/2015).

Akhirnya, dia terpaksa menghubungi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk meminta tambahan bus sebanyak 600 unit dengan status meminjam karena Jakarta dinilainya sudah darurat bus.

"Beliau mau kasih, tetapi kasih bagaimana? Kalau rupiah per kilometer kita hitung di luar, maka akan rugi karena lebih macet, lebih baik (operator) yang di luar transjakarta yang operasikan," kata Basuki. 

Di sisi lain, Basuki mengaku telah menginstruksikan PT Transjakarta untuk membeli banyak bus sejak tahun 2014 lalu, kemudian kerja sama dengan banyak perusahaan bus swasta serta menentukan trayek bus.

Tak hanya itu, Basuki juga meminta perusahaan bus swasta untuk tidak lagi menerapkan sistem setoran, tetapi dengan pembayaran rupiah per kilometer.

"(Metromini) ini kan bandel, dia tahu sistem rupiah per kilometer, tetapi enggak mau perbaikan kan. Nah kalau enggak mau perbaikan, kami tambah bus sendiri dan lama-lama dia habis sendiri," kata Basuki. 

Kemudian, sopir-sopir metromini yang baik akan direkrut dan diberi gaji sekitar dua kali nilai upah minimum provinsi (UMP) 2016. Nantinya, bus yang akan menggantikan metromini adalah bus transjakarta single.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X