Banyak Pegawai PPSU Non KTP DKI, Ahok Cium Ada KKN di Perekrutannya

Kompas.com - 21/12/2015, 15:36 WIB
Belasan petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) berseragam oranye tengah sibuk membongkar tembok dan atap bangunan di 
Jalan Rasamala III RT 03 RW 13, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2015). Lahan tersebut merupakan lahan eks SD Negeri Menteng Dalam 05 dan 06 yang dijadikan tempat tinggal para guru PNS DKI Jakarta. Kompas.com/Unoviana KartikaBelasan petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) berseragam oranye tengah sibuk membongkar tembok dan atap bangunan di Jalan Rasamala III RT 03 RW 13, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2015). Lahan tersebut merupakan lahan eks SD Negeri Menteng Dalam 05 dan 06 yang dijadikan tempat tinggal para guru PNS DKI Jakarta.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan perekrutan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di kelurahan terindikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Pasalnya, Basuki menemukan banyak perekrutan PPSU diambil dari luar wilayah ibu kota. 

"Sudah ada indikasi KKN sekarang. Makanya saya enggak mau lagi seperti itu," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (21/12/2015).

Ia menegaskan, PPSU hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP DKI. (BacaL: Satpol PP Sebut Banyak Petugas PPSU Gadungan yang Meminta Uang)

Basuki mengatakan, warga KTP non DKI seperti Bekasi, Tangerang, dan Sumatera tidak boleh menjadi PPSU. Selain Lurah dan Camat, kata Basuki, Wali Kota juga bisa merekrut PPSU. 

"Perekrutan PPSU mulai tahun depan tidak perlu dibatasi umur, pakai ijazah, dan bisa baca tulis. Bahkan penyandang disabel, kalau dia dapat mengawasi orang, boleh dipekerjakan sebagai mandor," kata Basuki.

Bahkan, Basuki berencana menarik pekerja harian lepas (PHL) di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Dinas Kebersihan, Dinas Tata Air, dan Dinas Bina Marga menjadi PPSU wilayah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Megapolitan
Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Megapolitan
[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

Megapolitan
Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Megapolitan
Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Megapolitan
Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X