Planetarium Jakarta Masih Tutup

Kompas.com - 24/12/2015, 15:33 WIB
Murid Sekolah Dasar memasuki ruang pertunjukkan Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Kamis (14/4/2011). Dengan biaya masuk Rp 3000 per orang untuk rombongan, para pelajar ini akan mendapatkan pengetahuan mengenai tata surya mulai dari pelajaran tentang gugus bintang, meteor, planet bumi, tata surya hingga galaksi selama satu jam. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Murid Sekolah Dasar memasuki ruang pertunjukkan Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Kamis (14/4/2011). Dengan biaya masuk Rp 3000 per orang untuk rombongan, para pelajar ini akan mendapatkan pengetahuan mengenai tata surya mulai dari pelajaran tentang gugus bintang, meteor, planet bumi, tata surya hingga galaksi selama satu jam.
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Planetarium Jakarta untuk sementara ditutup karena proyektor utama yang dimiliki salah satu ruang simulasi langit di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) tersebut rusak.

Melalui keterangan yang ditempel di pintu masuk Planetarium, Kamis (24/12/2015), Kepala Planetarium dan Observatorium menyatakan bahwa proyektor utama berjenis M-IX yang digunakan Planetarium Jakarta rusak sehingga pertunjukan tidak dapat digelar.

Pengumuman tersebut juga menunjukkan bahwa belum dapat dipastikan kapan Planetarium yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini beroperasi kembali.

Berdasarkan pantauan Antara, tidak ada petugas yang berjaga di sekitar gedung berwarna biru dengan dua lantai ini. Semua gerbang dan pintu Planetarium juga ditutup. 


Planetarium Jakarta merupakan tempat simulasi langit tertua di Indonesia, yang berdiri sejak 1964.

Selain di Ibu Kota, planetarium juga terdapat di Kutai, Kalimantan Timur, serta di Surabaya, Jawa Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Megapolitan
Tol Kunciran-Serpong Diresmikan, Warga: Senang, Mau ke Mana-mana Jadi Cepat

Tol Kunciran-Serpong Diresmikan, Warga: Senang, Mau ke Mana-mana Jadi Cepat

Megapolitan
Tangan Jahil Beraksi Tiap Malam, Coret-coret Makam di TPU Menteng Pulo 2

Tangan Jahil Beraksi Tiap Malam, Coret-coret Makam di TPU Menteng Pulo 2

Megapolitan
Proyek Saluran Air Rusak Rumah Warga Cakung, Pemkot Minta Kontraktor Perbaiki

Proyek Saluran Air Rusak Rumah Warga Cakung, Pemkot Minta Kontraktor Perbaiki

Megapolitan
Cinta Mega Ingin Dewan Satukan Persepsi Sebelum Ungkap Anggaran, Pengamat: Paradigma Usang

Cinta Mega Ingin Dewan Satukan Persepsi Sebelum Ungkap Anggaran, Pengamat: Paradigma Usang

Megapolitan
Lantai 5 Mal Lokasari Plaza di Taman Sari Jakbar Terbakar

Lantai 5 Mal Lokasari Plaza di Taman Sari Jakbar Terbakar

Megapolitan
Warga Keluhkan Proyek Saluran Air di Cakung, Pemkot Salahkan Kontraktor

Warga Keluhkan Proyek Saluran Air di Cakung, Pemkot Salahkan Kontraktor

Megapolitan
Tanpa PSI, Komisi C DPRD DKI Gelar Konpers Bela Anggaran Komputer Rp 128,9 Miliar

Tanpa PSI, Komisi C DPRD DKI Gelar Konpers Bela Anggaran Komputer Rp 128,9 Miliar

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas dalam Laka Lantas Mobil Vs Sepeda Motor

Seorang Pelajar Tewas dalam Laka Lantas Mobil Vs Sepeda Motor

Megapolitan
Cara Mengganti E-KTP Setelah Pindah Domisili

Cara Mengganti E-KTP Setelah Pindah Domisili

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Berharap Tol Kunciran-Serpong Bisa Atasi Macet

Wali Kota Tangsel Berharap Tol Kunciran-Serpong Bisa Atasi Macet

Megapolitan
Masuk Musim Hujan, Pemkot Jakpus Pangkas 9.302 Pohon di 8 Kecamatan

Masuk Musim Hujan, Pemkot Jakpus Pangkas 9.302 Pohon di 8 Kecamatan

Megapolitan
Komisi D DPRD DKI: Rusunami DP 0 Bukan Jawaban Kebutuhan Masyarakat

Komisi D DPRD DKI: Rusunami DP 0 Bukan Jawaban Kebutuhan Masyarakat

Megapolitan
Dua Pria Bawa Samurai Rampok Minimarket di Batu Ceper

Dua Pria Bawa Samurai Rampok Minimarket di Batu Ceper

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X