Kompas.com - 31/12/2015, 12:32 WIB
Bus transjakarta bermerek Scania diluncurkan tepat di HUT ke-488 DKI Jakarta, (22/6/2015). Ada sebanyak 20 unit bus transjakarta bermerek Scania yang diluncurkan pertengahan Juni ini. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBus transjakarta bermerek Scania diluncurkan tepat di HUT ke-488 DKI Jakarta, (22/6/2015). Ada sebanyak 20 unit bus transjakarta bermerek Scania yang diluncurkan pertengahan Juni ini.
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah memproses pengadaan bus baru untuk 2016.

Pengadaan bus ini mulai dilakukan setelah PT Transjakarta menerima penyertaan modal pemerintah (PMP) dan public service obligation (PSO) tahun anggaran 2015. (Baca juga: Dirut Transjakarta: Kalau Dananya Tidak Telat, Kami Sudah Punya 1.000 Bus Baru)

"PMP yang sudah cair adalah Rp 700 miliar. Dengan telah cairnya PMP 2015 dan PSO 2015, kami sudah bisa memproses pengadaan bus tahun 2016," ujar Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius Steve Kosasih ketika dihubungi, Kamis (31/12/2015).

Menurut dia, PT Transjakarta telah mengadakan pertemuan dengan Bank DKI untuk membahas proses peminjaman kredit pengadaan bus.

PT Transjakarta menanamkan dana PMP Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar agar bisa mendapatkan pinjaman baru sebesar Rp 1 triliun hingga Rp 1,2 triliun dari Bank DKI.

Pinjaman dari Bank DKI ini yang akan digunakan untuk membeli bus baru pada 2016.

"Dana Rp 1,2 triliun tersebut dapat untuk mengadakan hingga 800 bus single mesin diesel pada tahun 2016," ujar Kosasih.

Selain itu, PT Transjakarta akan menambah lebih kurang 1.500 bus melalui pembelian swakelola atau kontrak rupiah per kilometer dengan operator.

Dengan demikian, total bus yang akan dimiliki PT Transjakarta bisa mencapai 2.000 unit pada tahun 2016.

Sebelumnya, Kosasih sempat mengeluh karena PMP dan PSO untuk Transjakarta yang dianggarkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2015 belum cair.

Menurut dia, masalah ini yang menjadikan target pengadaan 1.000 bus pada 2015 tidak tercapai. (Baca: PMP dan PSO Belum Cair Jadi Alasan Transjakarta Tak Penuhi Target Pengadaan Bus)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Naas Pengendara Mobil di Cakung: Disangka Maling, Dikejar Massa dan Dipukuli hingga Tewas

Nasib Naas Pengendara Mobil di Cakung: Disangka Maling, Dikejar Massa dan Dipukuli hingga Tewas

Megapolitan
Ingat, Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan Jakarta Masih Berlaku di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ingat, Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan Jakarta Masih Berlaku di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, asalkan Anies Selesaikan Dulu Masalah Banjir dan Macet

PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, asalkan Anies Selesaikan Dulu Masalah Banjir dan Macet

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kecelakaan Dua Truk di Gatot Subroto| Konvoi Mobil Mewah Ditegur Polisi

[POPULER JABODETABEK] Kecelakaan Dua Truk di Gatot Subroto| Konvoi Mobil Mewah Ditegur Polisi

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Tambah 133 Kasus di Kota Tangerang, 741 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Januari: Tambah 133 Kasus di Kota Tangerang, 741 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.