Kompas.com - 03/01/2016, 10:38 WIB
Bus Transjakarta Scania memasuki halte Monas, Jakarta. Selasa (16/6/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusBus Transjakarta Scania memasuki halte Monas, Jakarta. Selasa (16/6/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta akan mengoperasikan bus transjakarta di rute-rute gemuk penumpang yang selama ini diisi bus umum.

Menurut Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Antonius NS Kosasih, bus umum yang ada selama ini, seperti kopaja, atau metromini, belum mampu mengangkut semua penumpang di rute-rute gemuk.

Ia juga menilai bus umum yang beroperasi selama ini belum memadai dari segi kualitas maupun kuantitas. (Baca: Bulan Ini, Warga Rusun dan Kepulauan Seribu Bisa Nikmati Transjakarta Gratis)

"Akan ada sekitar 300 bus yang segera kami siapkan untuk segera mengisi kekurangan angkutan bus kota melalui skema rupiah per kilometer," ujar Kosasih melalui keterangan tertulis, Minggu (3/1/2016).

Kosasih mengatakan, Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemprov DKI Jakarta segera memberikan izin operasional agar bus transjakarta bisa ikut beroperasi di rute yang gemuk penumpang tersebut.

Dengan demikian, bus transjakarta tidak hanya beroperasi di busway. Adapun tarif yang dipasang bus transjakarta di rute gemuk ini Rp 3.500 sekali jalan.

Bus kota dengan pelayanan khas transjakarta itu juga akan terintegrasi dengan bus transjakarta reguler lain. (Baca: Kabar Gembira, Mulai Senin Tarif Bus Transjakarta ke PIK Turun Jadi Rp 3.500!)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, masyarakat hanya perlu sekali membayar untuk menumpang moda transportasi umum di bawah naungan PT Transjakarta.

"Intinya Transjakarta akan benar-benar menjadi solusi mengatasi kemacetan ibu kota," ujar Kosasih.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan menyusul rencana PT Transjakarta menambah 2.000 unit baru pada tahun ini.

Unit baru tersebut akan dikerahkan untuk meningkatkan pelayanan transjakarta di berbagai rute.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isi Inmendagri, PPKM Level 2 di Jakarta sampai 13 Desember

Isi Inmendagri, PPKM Level 2 di Jakarta sampai 13 Desember

Megapolitan
Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Megapolitan
Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Megapolitan
Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.