Kompas.com - 04/01/2016, 10:11 WIB
(kiri ke kanan) Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Pangkoops AU Marsekal Muda TNI Agus Dwi Putranto, seusai mengunjungi Gereja Immanuel pengamanan Misa Natal, Kamis (24/12/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza(kiri ke kanan) Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Pangkoops AU Marsekal Muda TNI Agus Dwi Putranto, seusai mengunjungi Gereja Immanuel pengamanan Misa Natal, Kamis (24/12/2015).
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta PT Food Station Tjipinang Jaya untuk dapat memasok kebutuhan pokok ke pasar-pasar.

BUMD di bidang pangan itu diminta berperan lebih dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. (Baca juga: Ahok Rombak Komisaris dan Direksi PT Food Station Tjipinang Jaya)

"Kami sudah usahakan PT Food Station Tjipinang Jaya intervensi pasar. Karena kami punya stok sampai 250 ribu ton beras," kata Basuki di Balai Kota, Senin (4/1/2016).

Basuki mengakui bahwa PT Food Station Tjipinang Jaya sejauh ini baru dapat memasok beras. BUMD itu belum menjadi pemasok bahan pokok lain seperti jagung dan minyak goreng.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan jenis pangan yang dipasok PT Food Station Tjipinang Jaya ini karena terlambatnya penyertaan modal pemerintah (PMP) Pemprov DKI kepada BUMD tersebut. (Baca juga: Jaga Stok Beras di Jakarta, Ahok Ingin Suntik Rp 1,5 Triliun ke PT Food Station Tjipinang Jaya )

"Nanti di APBD Perubahan, kami akan berikan (PMP) supaya kami bisa jaga harga pasar. Kami sudah kerjasama (pasokan) daging ke PD Dharmajaya dan PD Pasar Jaya akan gabung," kata Basuki.

Memasuki awal 2016, harga sejumlah bahan pangan di DKI Jakarta terus melonjak. Berdasarkan situs resmi Pemprov DKI Jakarta, bahan-bahan pokok seperti beras, minyak goreng, cabe, daging sapi, daging ayam, hingga bawang merah mengalami kenaikan.

Adapun beras pera harganya naik Rp 840 menjadi Rp12.940 per kg; minyak goreng naik Rp 300 menjadi Rp 11.300 per kg; cabe merah keriting naik Rp 1.400 menjadi Rp 51.400 per kg; cabe merah besar naik Rp 1.500 menjadi Rp 49.000 per kg.

Kemudian cabe rawit merah naik Rp 500 menjadi Rp 48.000 per kg; cabe merah hijau naik Rp 2.000 menjadi Rp 42.000 per kg; bawang merah naik Rp 1.100 menjadi Rp 38.600 per kg; daging sapi naik Rp 5.000 menjadi Rp 120.000 per kg; ayam boiler naik Rp 2.500 menjadi Rp 36.000 per kg; telur ayam ras naik Rp 700 menjadi Rp 24.200 per kg.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Anies: Memang Siklusnya

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Anies: Memang Siklusnya

Megapolitan
Tinjau Pasar Mayestik, Anies Belanja Telur Asin hingga Kue Lebaran

Tinjau Pasar Mayestik, Anies Belanja Telur Asin hingga Kue Lebaran

Megapolitan
UPDATE 10 Mei: Tambah 18 Kasus di Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 10 Mei: Tambah 18 Kasus di Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Penggerebekan Kampung Ambon: 7 Orang Jadi Tersangka, Seorang Bandar Narkoba Diburu

Fakta Penggerebekan Kampung Ambon: 7 Orang Jadi Tersangka, Seorang Bandar Narkoba Diburu

Megapolitan
Terbitkan Seruan Soal Lebaran 2021, Anies Larang Warga Jakarta Laksanakan Kegiatan Ziarah Kubur pada 12-16 Mei

Terbitkan Seruan Soal Lebaran 2021, Anies Larang Warga Jakarta Laksanakan Kegiatan Ziarah Kubur pada 12-16 Mei

Megapolitan
Aparat Tak Sanggup Adang Serbuan di Posko Kedungwaringin, Pemudik: Kita Harus Bisa Lewat

Aparat Tak Sanggup Adang Serbuan di Posko Kedungwaringin, Pemudik: Kita Harus Bisa Lewat

Megapolitan
6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

Megapolitan
Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Megapolitan
Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas 'Mata Elang' Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas "Mata Elang" Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Megapolitan
Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Megapolitan
UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

Megapolitan
Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X