Kompas.com - 05/01/2016, 17:33 WIB
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku menghadapi banyak kendala dalam membangun ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.

Salah satu kendala yang dialami adalah gugatan warga atas pembelian lahan oleh DKI untuk membangun RTH.

"Kami sudah mau bayar, terus ada yang ngajuin surat somasi. Begitu dia somasi, ya kita setop," kata Basuki di Balai Kota, Selasa (5/11/2015).

Pembelian lahan untuk RTH juga kerap terhambat karena kurangnya syarat administrasi atau surat-surat yang dibutuhkan.

Basuki juga mengatakan bahwa Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta belum mampu menyerap anggaran dengan baik.

Padahal dana yang dianggarkan untuk pembebasan lahan mencapai Rp 2 triliun setiap tahun.

"Makanya tahun ini saya ajari, kalau kamu punya duit Rp 1-2 triliun, kamu cari lahan sampai (harganya) Rp 4 triliun. Supaya kalau gagal (beli), masih terserap (terbeli lahannya) Rp 2 triliun. Kalau semuanya dapat (semua lahan terbeli), ya dibayarnya pakai APBD-Perubahan," tutur Basuki.

Meskipun menghadapi kendala, Pemprov DKI berhasil membeli sejumlah lahan untuk dibangun RTH berupa ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

Tahun depan, Pemprov DKI akan membangun RPTRA di 150 lokasi. Kemudian untuk ruang terbuka biru (RTB), Pemprov DKI akan membangun waduk sebagai tempat penampungan air.

"Kami anggarkan triliunan untuk beli lahan terbuka hijau. Kita butuh RTH dan daerah resapan yang ada danaunya, ada rumput macam-macam," kata Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Jalan di Jakarta Macet Imbas Banjir, Pengendara Motor: 30 Menit Enggak Gerak

Sejumlah Jalan di Jakarta Macet Imbas Banjir, Pengendara Motor: 30 Menit Enggak Gerak

Megapolitan
Penumpang Harus Punya Saldo Kartu Elektronik Minimal Rp 5.000 untuk Naik Transjakarta

Penumpang Harus Punya Saldo Kartu Elektronik Minimal Rp 5.000 untuk Naik Transjakarta

Megapolitan
Kolong Tol Meruya Sempat Tergenang Air 10 Cm, Sudin SDA: Genangan Tak sampai 15 Menit

Kolong Tol Meruya Sempat Tergenang Air 10 Cm, Sudin SDA: Genangan Tak sampai 15 Menit

Megapolitan
Pelabuhan Muara Angke Dulu Becek dan Bau, Penumpang: Sekarang Jauh Lebih Baik

Pelabuhan Muara Angke Dulu Becek dan Bau, Penumpang: Sekarang Jauh Lebih Baik

Megapolitan
Jalan DI Panjaitan Cawang Terendam Banjir, Ketinggian Sempat Capai 40 Cm

Jalan DI Panjaitan Cawang Terendam Banjir, Ketinggian Sempat Capai 40 Cm

Megapolitan
Tol BSD Ditutup Imbas Terendam Banjir hingga 70 Cm, Pengemudi Diminta Putar Balik

Tol BSD Ditutup Imbas Terendam Banjir hingga 70 Cm, Pengemudi Diminta Putar Balik

Megapolitan
Dinas Kesehatan: 594 Bayi di Tangsel Sudah Diberikan Vaksin PCV Gratis

Dinas Kesehatan: 594 Bayi di Tangsel Sudah Diberikan Vaksin PCV Gratis

Megapolitan
Naik Turun Bus Transjakarta Wajib 'Tap In-Tap Out' agar Kartu Tak Terblokir

Naik Turun Bus Transjakarta Wajib "Tap In-Tap Out" agar Kartu Tak Terblokir

Megapolitan
Tol BSD Tangsel Terendam Banjir, Pengemudi Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Tol BSD Tangsel Terendam Banjir, Pengemudi Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Megapolitan
Jalan Sultan Ageng Tirtayasa 1 Kunciran Terendam Banjir, Ketinggian Air sampai 60 Cm

Jalan Sultan Ageng Tirtayasa 1 Kunciran Terendam Banjir, Ketinggian Air sampai 60 Cm

Megapolitan
Polda Metro: Kasus Konten Prank Baim Wong Bisa di-Restorative Justice

Polda Metro: Kasus Konten Prank Baim Wong Bisa di-Restorative Justice

Megapolitan
Jalan Puri Mutiara Raya Cipete Terendam Banjir, Sejumlah Motor Mogok

Jalan Puri Mutiara Raya Cipete Terendam Banjir, Sejumlah Motor Mogok

Megapolitan
Harga Elpiji 3 Kg di Depok Naik, Pedagang: Banyak Pembeli yang Kaget

Harga Elpiji 3 Kg di Depok Naik, Pedagang: Banyak Pembeli yang Kaget

Megapolitan
Berpapasan dengan Polisi, Sekelompok Pemuda Langsung Ngebut lalu Tiarap di Semak-semak Kuburan

Berpapasan dengan Polisi, Sekelompok Pemuda Langsung Ngebut lalu Tiarap di Semak-semak Kuburan

Megapolitan
Penumpukan Penumpang di Sejumlah Halte Transjakarta, JakLingko Pastikan Mesin 'Tap In-Tap Out' Tidak Rusak

Penumpukan Penumpang di Sejumlah Halte Transjakarta, JakLingko Pastikan Mesin "Tap In-Tap Out" Tidak Rusak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.