Lewat Kasus Nikita Mirzani, Bareskrim Bongkar Komunitas "Traficker" Kelas Atas

Kompas.com - 06/01/2016, 13:04 WIB
Nikita Mirzani alias artis NM dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Pasar Rebo, Jakarta Timuar, Jumat (11/12/2015) untuk didata. Nikita diduga terlibat dalam praktik prostitusi online yang dikelola mucikari F dan O. KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGNikita Mirzani alias artis NM dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Pasar Rebo, Jakarta Timuar, Jumat (11/12/2015) untuk didata. Nikita diduga terlibat dalam praktik prostitusi online yang dikelola mucikari F dan O.
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Bareskrim Polri hendak membongkar komunitas mucikari kelas atas di Indonesia. Perkara yang melibatkan artis Nikita Mirzani pada Desember 2015 lalu adalah pintu masuk ke arah sana.

"Komunitas mereka ini kami deteksi cukup besar. Kami ingin ungkap para traficker itu. Kalau kami penyidik perdagangan orang tidak menyebut mucikari ya, tetapi traficker," ujar Kepala Unit Traficking Bareskrim Polri AKBP Arie Dharmanto, Rabu (6/1/2016).

Kini, penyidik sedang meneliti barang elektronik milik mucikari Nikita, yakni F dan O, di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Penyidik hendak mencari tahu siapa saja "peliharaan" keduanya.

Dari mereka, akan digali keterangan soal siapa yang mempekerjakan mereka. "Seperti yang saya bilang tadi, mereka ini komunitas. Traficker A pernah 'pakai' artis C. Traficker B juga pernah 'pakai' artis C. Begitu pula yang lain," kata dia.

"Jadi, penyelidikan kami bisa masuk lewat korbannya," ujar Arie.

Seiring dengan itu, penyidik juga masih memburu pria yang diduga bos F dan O, yakni A. Keterangan A bersama dengan keterangan para pekerja seks mereka, kata Arie, diharapkan dapat membuka tabir komunitas mucikari kelas atas di Indonesia tersebut.

Namun, Arie memastikan, pengungkapan itu tidak dijadikan satu berkas dengan perkara F dan O. Perkara tersebut akan dibuat berkas penyelidikan dan penyidikan yang terpisah.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri menggerebek aktivitas prostitusi di Hotel Kempinsky Jakarta, 11 Desember 2015.

Artis Nikita Mirzani yang menjadi pekerja seks diamankan dalam penggerebekan itu. Penyidik menangkap mucikari Nikita, F dan O, tidak lama kemudian.

Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan perkara perdagangan orang. Adapun Nikita diposisikan sebagai korban. Belakangan, penyidik menetapkan A sebagai tersangka. Namun, penyidik belum berhasil menangkapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X