Odong-odong Ditilang karena Nekat Melintas di Jalan Raya

Kompas.com - 08/01/2016, 14:30 WIB
Odong-odong Thomas dan Friends yang ditilang polisi, Jumat (8/1/2016). Warta Kota/Bintang PradewoOdong-odong Thomas dan Friends yang ditilang polisi, Jumat (8/1/2016).
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Satu mobil odong-odong yang kerap mengangkut anak-anak ditilang pihak Kepolisian Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan saat melintasi Jalan Raya Pasar Minggu atau depan Robinson, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2016) pagi.

Mobil yang sudah dimodifikasi seperti kereta-keretaan itu melanggar aturan karena masuk ke jalan raya.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, menuturkan bahwa kendaraan odong-odong itu menyalahi aturan beroperasi di Jalan Raya Pasar Minggu.

Terlebih lagi, saat itu, sedang dilakukan razia angkutan umum dan kendaraan yang melintas di Jalan Raya Pasar Minggu.

"Untuk odong-odong sendiri ini seharusnya ada di obyek wisata bukan jalur utama, apalagi mereka membawa anak balita," kata Purwanta dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Kendaraan dengan nomor polisi B 1611 EMC tersebut ditilang karena telah menyalahi aturan yang bisa membahayakan bagi para penumpangnya.

"Penindakan tersebut untuk memberikan efek jera serta antisipasi kecelakaan lalu lintas, apalagi mereka membawa anak balita," ujarnya.

Dia menambahkan, operasi giat itu akan terus dilakukan agar masyarakat bisa terus tertib berlalu lintas.

Terlebih lagi, saat ini banyak sekali kecelakaan lalu lintas karena aksi ugal-ugalan pengendara kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun umum. (bin)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Warta Kota
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

Megapolitan
Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

Megapolitan
Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Megapolitan
Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Megapolitan
11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

Megapolitan
Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

Megapolitan
Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Megapolitan
Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Megapolitan
Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X