Kompas.com - 13/01/2016, 07:34 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise saat menyambangi bocah T, yang diduga dipukuli oknum TNI AL, RS Prikasih, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2016) KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise saat menyambangi bocah T, yang diduga dipukuli oknum TNI AL, RS Prikasih, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2016)
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Zainudin mengakui bahwa pemukulan oleh anggotanya terhadap siswa SD di Cilandak, Jakarta Selatan, merupakan tindakan yang berlebihan.

"Kami mengakui, pemukulan yang dilakukan anggota kami terlalu berlebihan," ujar Zainudin ketika dihubungi, Selasa (12/1/2016).

T dipukul anggota TNI AL karena diduga mencuri burung milik anggota tersebut. Zainudin mengatakan, anggotanya sering kehilangan burung di kompleks TNI tersebut.

Dia menduga, anggotanya sangat kesal ketika mendapati T sedang mengambil burung sehingga ia memukuli anak tersebut sampai seperti itu.

Meski demikian, Zainudin mengatakan, kekesalan itu tidak berarti bisa membenarkan pemukulan tersebut.

Zainudin mengatakan, pihaknya sudah mendatangi keluarga T, sore hari setelah kejadian. Menurut dia, kesepakatan telah dicapai untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Zainudin mengakui kesalahan yang dilakukan anggotanya dan meminta maaf kepada keluarga T.

"Saya atas nama TNI AL memohon maaf atas kejadian ini. Sekali lagi, kami akui bahwa tindakan anggota kami terlalu berlebihan," ujar Zainudin.

Akibat kejadian tersebut, T akhirnya dirawat di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu. Ia terluka di punggung dan kepala akibat penganiayaan.

Malam tadi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menjenguk T di rumah sakit tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suasana Penggeledahan Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta terkait Kasus Mafia Tanah di Cipayung

Suasana Penggeledahan Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta terkait Kasus Mafia Tanah di Cipayung

Megapolitan
Jangan Pakai Kekerasan, Komnas Perempuan Minta Persoalan Perselingkuhan Dibawa ke Polisi

Jangan Pakai Kekerasan, Komnas Perempuan Minta Persoalan Perselingkuhan Dibawa ke Polisi

Megapolitan
Ini Hal yang Harus Dilakukan Masyarakat Sebelum Datang ke 'Car Free Day' di Jakarta...

Ini Hal yang Harus Dilakukan Masyarakat Sebelum Datang ke "Car Free Day" di Jakarta...

Megapolitan
Gubernur Anies Pimpin Pelepasan 19 Ton Produk Beras FS Yasamin ke Arab Saudi

Gubernur Anies Pimpin Pelepasan 19 Ton Produk Beras FS Yasamin ke Arab Saudi

Megapolitan
Komnas Perempuan Minta Penegak Hukum Pahami Faktor Pendorong Terjadinya Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan

Komnas Perempuan Minta Penegak Hukum Pahami Faktor Pendorong Terjadinya Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan

Megapolitan
Hindari Motor yang Masuk Jalur Khusus, Truk Boks Terguling di Jalan DI Panjaitan

Hindari Motor yang Masuk Jalur Khusus, Truk Boks Terguling di Jalan DI Panjaitan

Megapolitan
Kembali Diadakan, Ini 6 Lokasi 'Car Free Day' di DKI Jakarta

Kembali Diadakan, Ini 6 Lokasi "Car Free Day" di DKI Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkot Bakal Awasi Hewan Ternak yang Masuk ke Jaksel

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkot Bakal Awasi Hewan Ternak yang Masuk ke Jaksel

Megapolitan
Besok, Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka untuk Umum

Besok, Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Seorang WNA Diduga Pelaku Skimming ATM Ditangkap di Depok

Seorang WNA Diduga Pelaku Skimming ATM Ditangkap di Depok

Megapolitan
Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Pulogadung Kembali Digelar Setelah 2 Tahun

Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Pulogadung Kembali Digelar Setelah 2 Tahun

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Mayoritas Jemaah Masih Mengenakan Masker

Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Mayoritas Jemaah Masih Mengenakan Masker

Megapolitan
Rumah yang Digeledah Kejati DKI di Depok Milik Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta

Rumah yang Digeledah Kejati DKI di Depok Milik Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Al-Azhom, Jemaah Lebih Nyaman Bawa Alat Ibadah Sendiri

Shalat Jumat di Masjid Al-Azhom, Jemaah Lebih Nyaman Bawa Alat Ibadah Sendiri

Megapolitan
'Car Free Day' di Jakarta Diadakan Kembali Mulai Minggu Ini

"Car Free Day" di Jakarta Diadakan Kembali Mulai Minggu Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.