Kerja Jakpro Terlalu Lamban, Ahok Pasrah Penggunaan Velodrom Dialihkan ke Bandung

Kompas.com - 13/01/2016, 11:50 WIB
Stadion Balap Sepeda (Velodrome) di dalam GOR Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Stadion ini hendak direhab dengan dana Rp 400 miliar. Jumat (15/5/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusStadion Balap Sepeda (Velodrome) di dalam GOR Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Stadion ini hendak direhab dengan dana Rp 400 miliar. Jumat (15/5/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak mempermasalahkan jika penggunaan arena balap sepeda velodrom untuk kebutuhan Asian Games 2018 dialihkan ke Bandung, Jawa Barat.

Pasalnya, dia melanjutkan, hingga kini, PT Jakarta Propertindo yang ditunjuk untuk merehabilitasi kawasan velodrom di Rawamangun, Jakarta Timur, belum juga melakukan kegiatan. 

"Oh (penggunaan velodrom) dilepas ke Bandung, aku sih enggak masalah. Mereka (PT Jakpro) ini terlalu lambat prosesnya," kata Basuki di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Basuki mengatakan, ada beberapa pilihan untuk merehabilitasi kawasan velodrom. Pertama, rehabilitasi total dan bersifat permanen, yang dinilai tidak mungkin dilakukan karena keterbatasan waktu.

Kedua, rehabilitasi semipermanen, yang menurut Basuki juga tidak bisa dilakukan. Ketiga, rehabilitasi temporer (sementara), yang masih bisa dikejar. Hanya, rehabilitasi ini memerlukan dana anggaran yang banyak.

"Keluar duit banyak, tetapi (bangunan) hanya tahan 10 tahun. Ini soal harga diri bangsa, gengsi. Mau gimana lagi? Ya mau enggak mau dikerjain," kata Basuki.

Meski demikian, jika ada pihak yang mampu membangun arena balap sepeda secara permanen, Basuki tak mempermasalahkan pengalihan pekerjaan itu. 

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani sebelumnya menargetkan, pembangunan infrastruktur Asian Games 2018 rampung pada Juli tahun 2017.

Pembangunan wisma atlet akan dikerjakan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Pembangunan Rakyat serta PT Perumnas.

Sementara itu, belum ada titik temu untuk velodrom dan arena pacuan kuda.

"Alternatifnya, (penggunaan velodrom) akan di Jawa Barat," kata Puan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Megapolitan
Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Megapolitan
Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

Megapolitan
Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Megapolitan
Bersikeras Gelar PTM 100 Persen di Tengah Lonjakan Covid-19, Disdik Tangerang: Ini Instruksi 4 Menteri

Bersikeras Gelar PTM 100 Persen di Tengah Lonjakan Covid-19, Disdik Tangerang: Ini Instruksi 4 Menteri

Megapolitan
Rahmat Effendi Sudah 2 Minggu Ditahan KPK, Kuasa Hukum: Kondisinya Baik-baik Saja

Rahmat Effendi Sudah 2 Minggu Ditahan KPK, Kuasa Hukum: Kondisinya Baik-baik Saja

Megapolitan
Wagub DKI Ungkap Penyebab Krisis Air Bersih di Jakarta Utara

Wagub DKI Ungkap Penyebab Krisis Air Bersih di Jakarta Utara

Megapolitan
Stiker Belum Lunasi Pajak Ditempel di Bioskop XXI, Manajemen: Kewajiban Pengelola Gedung

Stiker Belum Lunasi Pajak Ditempel di Bioskop XXI, Manajemen: Kewajiban Pengelola Gedung

Megapolitan
Apindo Gugat Anies ke PTUN Terkait Kenaikan UMP, Wagub DKI: Kami Hormati

Apindo Gugat Anies ke PTUN Terkait Kenaikan UMP, Wagub DKI: Kami Hormati

Megapolitan
Tak Hanya Apindo, Anies Juga Digugat 2 Perusahaan Terkait UMP DKI

Tak Hanya Apindo, Anies Juga Digugat 2 Perusahaan Terkait UMP DKI

Megapolitan
Anies Undang Nidji ke JIS, PSI Tawarkan Tanda Tangan Giring sebagai Pendiri Band Itu

Anies Undang Nidji ke JIS, PSI Tawarkan Tanda Tangan Giring sebagai Pendiri Band Itu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.