Hoaks: Tembakan dan Bom di Palmerah

Kompas.com - 14/01/2016, 11:59 WIB
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Polisi dan saksi mata memastikan tidak ada aksi penembakan maupun ledakan di sekitar pos polisi DPR di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Sebelumnya, beredar informasi ada penembakan di kawasan ini setelah ledakan bom terjadi di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Tidak ada bom (dan penembakan). Tidak ada laporan apa-apa juga," kata Ilham Effendi, petugas penjaga palang pintu pelintasan KRL Palmerah, Kamis siang. Pos pelintasan ini berada tepat di depan pos polisi tersebut. "Dari tadi juga tidak ada apa-apa," kata dia.

Adapun Kepala Pos Polisi Sub-Sektor Palmerah Briptu Wiharto memastikan tidak ada peristiwa penembakan maupun ledakan di lokasi ini. "Informasi belum jelas. Hanya isu. Tahu kabar juga dari media," ujar dia.

Wiharto menambahkan, dia dan jajarannya langsung melakukan penyisiran setelah mendapatkan kabar itu. "Hanya isu. Dari Senayan City sampai sini tidak ada apa-apa. Pos, semua dicek juga tidak ada apa-apa. Pos lalu lintas diperiksa juga tak ada (peristiwa penembakan maupun ledakan)," kata dia.


Sebelumnya, ledakan terjadi di sekitar Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan pertokoan Sarinah. Dari beragam foto dan video amatir, setidaknya ada empat korban jiwa dari bom Sarinah ini.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Megapolitan
Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Megapolitan
Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Megapolitan
Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Megapolitan
Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Megapolitan
Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Cerita Pedagang Peti Jenazah, Sering Dengar Bunyi Ketukan dari Dalam Peti

Cerita Pedagang Peti Jenazah, Sering Dengar Bunyi Ketukan dari Dalam Peti

Megapolitan
BMKG: Hari Ini, Hujan Merata di Jabodebek

BMKG: Hari Ini, Hujan Merata di Jabodebek

Megapolitan
Megawati Kritik Formula E di Monas, Sekda DKI: Agar Indonesia Terkenal Dunia Akhirat

Megawati Kritik Formula E di Monas, Sekda DKI: Agar Indonesia Terkenal Dunia Akhirat

Megapolitan
Warga Akan Gelar Acara Kemanusiaan Peduli Corona di Pulau Reklamasi

Warga Akan Gelar Acara Kemanusiaan Peduli Corona di Pulau Reklamasi

Megapolitan
Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Megapolitan
Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X