Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semua Korban Bom Sarinah di RSPAD Masih Hidup

Kompas.com - 14/01/2016, 15:14 WIB
Alsadad Rudi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Irwasum Polri Komisaris Jenderal Dwi Priyatno memastikan semua korban bom Sarinah yang dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) adalah korban luka atau masih hidup.

Ia menyatakan, saat ini semua korban sedang menjalani perawatan.

"Semuanya masih menjalani perawatan. Ada satu yang harus dioperasi karena tembakan," kata Dwi seusai mengunjungi para korban di RSPAD, Kamis (14/1/2016) sekitar pukul 14.30.

Sampai sekitar pukul 14.30, jumlah korban yang dibawa ke RSPAD ada sembilan orang, dua di antaranya adalah polisi dan satu warga negara Belanda.

Data pihak rumah sakit menyebutkan, warga negara Belanda itu adalah seorang pria bernama Yohanes Antonius Maria (48). Ia diketahui beralamat di Jalan Nangka Nomor 106, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sementara dua polisi diketahui atas nama Aiptu Dodi Maryadi (48), anggota Unit Lalu Lintas Polsek Menteng; dan Aiptu Budiono, anggota Provost Polres Metro Jakarta Pusat.

Selain ketiganya, enam orang lainnya adalah:
- Budi Rachmat (35), beralamat di Grand Depok City Blok Anggrek No 2 H7
- Anggun Artikasati (24), beralamat di Condet, Jakarta Timur
- Chaerul Islami bin Muhdar Arifin (21), beralamat di Gang Tawakal, Grogol
- Slamet
- Permana bin Asep Yanto (24), beralamat di Bojong Gede
- Agus Kurnia bin Sudrajat (25), asal Sumedang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Megapolitan
4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

Megapolitan
Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Megapolitan
Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Megapolitan
Walkot Depok Idris Terbitkan Surat Edaran Netralitas ASN Untuk Pilkada 2024

Walkot Depok Idris Terbitkan Surat Edaran Netralitas ASN Untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Jalan di Depan KPU Jakut Ditutup imbas Pelaksanaan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg

Jalan di Depan KPU Jakut Ditutup imbas Pelaksanaan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg

Megapolitan
Batal Bangun Masjid Agung, Pemkot Depok Mau Bersihkan SDN Pondok Cina 1 Lebih Dulu

Batal Bangun Masjid Agung, Pemkot Depok Mau Bersihkan SDN Pondok Cina 1 Lebih Dulu

Megapolitan
KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

Megapolitan
Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Megapolitan
PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

Megapolitan
Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com