Buku Hitam Ditemukan pada Jenazah Korban Bom Sarinah

Kompas.com - 14/01/2016, 16:39 WIB
Salah satu jenazah dari ledakan di Sarinah, Jakarta mengenakan sepatu cokelat Kompas.com/Robertus BelarminusSalah satu jenazah dari ledakan di Sarinah, Jakarta mengenakan sepatu cokelat
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Tujuh kantong jenazah yang membungkus korban ledakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2016).

Belum jelas identitas jenazah dalam kantong yang dibawa ke RS Polri tersebut. Salah satu kantong jenazah yang dibawa ke RS Polri itu sempat terbuka pada bagian kaki.

Dari kantong jenazah tersebut, menyembul sepatu boots berwarna coklat. (Baca: Ini Foto Pria yang Diduga Pelaku Penembakan di Sarinah)

Tak lama kemudian, petugas yang hendak menurunkan jenazah dari ambulans di RS Polri tersebut mengeluarkan barang bawaan korban. "Eh, ini barangnya dia," kata seorang petugas yang mengangkat jenazah di RS Polri, Kamis sore.

Sayangnya, tidak semua barang jenazah yang terlihat jelas. Barang-barang itu dibungkus plastik bening. (Baca: BIN Dianggap Kecolongan Bom Sarinah, Kalla Sebut Aksi Teror Selalu Tak Terduga)

Tampak sejumlah barang terlihat jelas, seperti buku harian berwarna hitam cukup besar dan benda yang menyerupai dompet.

Sampai saat ini, pejabat kepolisian masih berjaga di RS Polri. Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya telah tiba bergabung.

Belum ada pejabat RS Polri yang dapat dimintai keterangannya terkait jenazah yang dibawa ke RS Polri. (Baca: Korban Serangan Bom di Sarinah Capai 24 Orang, 7 di Antaranya Tewas)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Megapolitan
Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Megapolitan
Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Megapolitan
Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Megapolitan
Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Megapolitan
Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

Megapolitan
Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Megapolitan
Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Megapolitan
Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Megapolitan
RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

Megapolitan
Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Megapolitan
Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Riza Patria: Kami Prihatin

Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Riza Patria: Kami Prihatin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X