Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Enam Jam Pasca-ledakan Bom Sarinah, Jalan Protokol di Jakarta Sempat Lengang

Kompas.com - 14/01/2016, 22:58 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta lengang. Enam jam setelah ledakan bom Sarinah, situasi di berbagai wilayah Kota Jakarta terpantau lengang.

Kawasan Senayan, dan sepanjang jalan protokol Sudirman, Thamrin, Gatot Subroto, Asia Afrika, Imam Bonjol, dan Jalan Diponegoro sepi dari kendaraan.

Bahkan di kawasan Gelora Bung Karno Senayan dan Central Business District (CBD) Sudirman sebagai pusat bisnis dan keuangan Jakarta, hanya terlihat satu dua kendaraan dan beberapa karyawan yang tengah menunggu bus kota, dan taksi untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Pantauan Kompas.com, sejumlah gerai "brand" asing, seperti Starbucks dan Sogo Department Store di Plaza Senayan, tutup sebelum pukul 12.00 WIB.

Demikian halnya gerai-gerai makanan, minuman, dan fashion di pusat perbelanjaan lainnya, seperti Senayan City, Senayan Trade Center, dan Pacific Place, memilih tutup sebelum waktu makan siang.

Hingga sore tadi, kondisi lalu lintas Jakarta sangat lancar. Tidak ada penumpukan dan antrean kendaraan yang signifikan.

Perjalanan dari kawasan Gelora Bung Karno Senayan ke kawasan Sarinah Thamrin yang biasanya membutuhkan waktu 30 menit, hanya lima menit.

Demikian halnya dari kawasan Thamrin menuju kawasan Pancoran Gatot Subroto tak lebih dari 7 menit.

Bom yang terjadi di Gedung Sarinah dan Pos Polisi Jalan MH Thamrin terjadi pada pukul 10.50. Sepanjang siang itu teror masih melanda karena sempat terjadi aksi tembak-tembakan dan aksi bom bunuh diri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset'

Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset"

Megapolitan
Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Megapolitan
Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Megapolitan
Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Megapolitan
Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Megapolitan
Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Megapolitan
Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Megapolitan
KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

Megapolitan
Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Megapolitan
KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Tanggal 28 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 28 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Megapolitan
3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com