Bayi Tanpa Anus Itu Kini Sudah Mulai Bisa Bicara dan Mengeluh Sakit

Kompas.com - 20/01/2016, 11:00 WIB
Salah seorang warga memberi tanda tangan sebagi bentuk dukungan untuk Rafi, anak yang lahi dengan kelainan organ kelamin, di car free day, Minggu (13/12/2015). Jessi Carina Salah seorang warga memberi tanda tangan sebagi bentuk dukungan untuk Rafi, anak yang lahi dengan kelainan organ kelamin, di car free day, Minggu (13/12/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Masih ingat dengan Rafi Ramadhan? Dia adalah bayi berusia 2 tahun yang terlahir tanpa lubang anus dan usus besar.

Ibunda Rafi, Lira Famia, menceritakan tentang kondisi Rafi saat ini. Lira mengatakan, kini Rafi sudah semakin besar dan sedikit-sedikit bisa berbicara. Lira sedih, ketika mampu berbicara, Rafi lebih sering mengeluarkan keluhan-keluhan rasa sakit.

"Rafi sudah mulai bisa bicara dan dia sering mengatakan kesakitan sambil menekan bagian perutnya. Kami bingung apa yang dirasakan Rafi," ujar Lira kepada Kompas.com, Rabu (20/1/2016).

Lira mengatakan, baru dua minggu terakhir ini Rafi dibawa ke rumah sakit karena selalu muntah-muntah. Setiap kali Rafi makan dengan porsi yang agak lebih dari biasanya, makanan itu selalu dimuntahkan.

"Padahal, menurut saya, porsi Rafi itu di bawah normal porsi anak seusianya. Namun, sepertinya, Rafi belum bisa menampung banyak makanan," ujar Lira.

Meski sudah mulai bisa berbicara, Lira mengatakan, pertumbuhan badan Rafi terhambat. Tinggi badan dan berat badan Rafi tidak seperti anak seusianya. Sebab, tubuh Rafi tidak mampu menyerap banyak nutrisi.

Setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh Rafi akan langsung keluar kembali karena dia tidak memiliki usus besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk ke depannya, dokter sudah berencana agar Rafi bisa dibuatkan katup penahan. Tujuannya agar dia bisa menahan feses dan air seninya sehingga tidak terus-menerus keluar seperti saat ini.

Selain itu, dokter juga berencana untuk memperbaiki bentuk kelamin Rafi. Sebab, bentuk kelamin Rafi tidak jelas. Bahkan, sempat ada tawaran untuk mengubah jenis kelamin Rafi menjadi perempuan karena lebih mudah dibentuk.

Dengan seluruh rencana medis itu, Lira yang suaminya hanyalah karyawan swasta biasa membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

"Kami belum tahu persis berapa total biayanya, tetapi dari yang kami cari tahu sekitar Rp 3,2 miliar, dan itu pun belum sampai tuntas pengobatannya," ujar Lira.

Keluarga Lira mencoba memenuhi biaya pengobatan Rafi dari penjualan kaus dan sumbangan masyarakat. Lira berterima kasih kepada semua pihak yang memberinya dukungan dengan membeli kaus bertuliskan "Aku akan berjuang" itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

Megapolitan
Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.