Dua Pengeroyok Polisi Tewas Ditembak, Pelaku Lainnya Diminta Segera Menyerahkan Diri

Kompas.com - 24/01/2016, 18:21 WIB
Jarum suntik narkoba ditemukan di sudut Komplek Berlan, tak jauh dari lokasi penyefangan polisi di Jalan Slamet Riyadi Kompas.com/Robertus BelarminusJarum suntik narkoba ditemukan di sudut Komplek Berlan, tak jauh dari lokasi penyefangan polisi di Jalan Slamet Riyadi
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pengeroyok polisi saat penggerebekan narkoba di Matraman Jakarta Timur, Ricko dan Ade Badak tewas ditembak polisi. Dari kasus keduanya, polisi meminta agar pengeroyok lainnya lebih baik menyerahkan diri.

"Kami sudah kantongi semua iodentitasnya. Kami udah imbau dari awal agar menyerahkan diri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (24/1/2016).

Jika para pelaku menyerahkan diri, lanjut Iqbal, itu akan lebih terhormat dan polisi tak harus menembak mati. Sebab, dari penangkapan Ricko dan Ali Badak, keduanya melakukan perlawanan sehingga polisi menembak mati keduanya.

"Kami sudah melakukan upaya penangkapan terhadap dua terduga pelaku pengeroyokan. Sudah ada upaya paksa penahanan, dan terhadap dua pelaku pengeroyokan terpaksa kami lumpuhkan karena mengancam nyawa petugas dan masyarakat," tambah Iqbal.


Dalam pelumpuhan kedua pelaku, Iqbal menyebut polisi sudah sesuai prosedur standar operasional.

Saat penangkapan Ricko di Johar Baru, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo lebih dulu memberikan peringatan hingga tiga kali. Namun, Ricko tak menyerahkan diri. Akhirnya, polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak Ricko.

Kompas TV Pelaku Utama Penyerangan Polisi di Berlan Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Megapolitan
Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Megapolitan
8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X