Kompas.com - 26/01/2016, 13:52 WIB
Ilustrasi: Seorang PNS Kota Magelang mengisi rekam sidik jari di kantor Pemkot Magelang, Senin (3/6/2013). Dokumen Humas dan Santel Pemkot MagelangIlIlustrasi: Seorang PNS Kota Magelang mengisi rekam sidik jari di kantor Pemkot Magelang, Senin (3/6/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Kecurangan presensi mantan Lurah Kartini Leo Tantino berawal dari inspeksi mendadak yang meminta sang lurah untuk mengisi daftar presensi melalui finger print di Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Saat itu, orang yang memerintahkan sang lurah untuk mengisi daftar presensi adalah Asisten Pemerintahan  Jakarta Pusat, Budi Roso. Sidak dilakukannya bersama Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Arifin dan Camat Sawah Besar Martua Sitorus.

Leo pun melakukan hal yang diperintahkan Budi Roso. Namun, saat jarinya menyentuh mesin presensi, namanya tidak muncul.

"Beberapa kali dicoba, mulai dari jari telunjuk sampai jari kelingking tangan kanan sama kiri, hasilnya juga sama," kata Camat Besar Martua Sitorus, seperti diberitakan wartakota.tribunnews.com, Rabu (20/1/2016).

"Kita kira mesin absennya rusak, sampai akhirnya Pak Asisten (Budi Roso) minta semua pegawai (PNS), termasuk PHL (pekerja harian lepas) tes absen," ujarnya.

Namun, presensi yang dilakukan para pegawai jajaran Kelurahan Kartini justru semuanya sukses.

Kegagalan pengisian daftar presensi serupa dengan sang lurah hanya ditemui pada seorang PHL Kelurahan Kartini.

"Pas (PHL) pertama absen, kita udah curiga, soalnya mulainya dari jari kelingking, padahal kan kalau absen biasanya itu jari telunjuk."

"Satu-satu dicoba, mulai dari jari kelingking sampai jari tengah gagal semua. Nah, pas jari telunjuk akhirnya bisa, tapi yang keluar justru nama Lurah Kartini di situ (mesin absen)," ceritanya.

Mengetahui hal tersebut, seluruh rombongan Wali Kota Jakarta Pusat pun terkejut.

Setelah dipastikan bahwa data yang muncul dalam mesin presensi tersebut merupakan milik sang lurah, Budi Roso segera menasihati sang lurah agar tidak mengulangi kecurangannya kembali. (Dwi Rizki)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Megapolitan
Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Megapolitan
Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Megapolitan
Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Megapolitan
Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.