Kompas.com - 29/01/2016, 20:10 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Suwirya Elawitachya (37), tega membacok istri sirinya, Nurjanah (28) yang sedagn keramas di sebuah salon di Jalan Ampera VII, Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2016) siang.

Kapolsek Pademangan Kompol Andi Baso Rahman mengaku berhasil menangkap pelaku saat mencoba kabur dengan mengendarai mobil Toyota Agya B1208 FOM, di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Pasangan ini sudah menikah siri dan berjalan selama empat tahun. Pria ini memang membacok bagian pipi kanan istri sirinya hingga mengalami luka menganga. Pembacokan itu terjadi kala istrinya tengah keramas di salon kawasan Jakarta Pusat," kata Andi di Polsek Pademangan, Jumat (29/1/2016).

Menurut Andi, pelaku sempat dikerjar warga dan polisi hingga ke Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat. (Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pria Ini Bacok Kakak Kandungnya)

"Pelaku melarikan diri dengan mengendarai mobol Toyota Agya putih bernopol B1208FOM. Mobilnya pun hancur akibat diamuk warga. Kami yang tiba di lokasi melerai warga dan langsung menangkap pelaku," ujar Andi.

Akibat bacokan dari pelaku, korban mengalami luka pada bagian pipi kanan, kepala belakang, tangan kiri dan kanan, punggung, serta paha.

Korban lantas dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Pademangan dengan bersimbah darah dan kondisinya kritis. (Baca: Mabuk, Dedi Bacok Tiga Pemuda di Sunter)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena luka terlalu parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Koja, Jakarta utara," tutur dia.

Dari tangan pelaku pihaknya menyita barang bukti berupa golok stenlis, tas warna biru, satu mobil Toyota Agya B1208FOM, baju, dan celana bernoda darah.

"Untuk mempertanggungjawabkanya pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana di atas 5 tahun penjara," kata Andi.

Kepada wartawan, Suwirya mengaku nekat membacok istrinya karena kecewa akan sikap istrinya yang menolak berhenti menjadi pemijat "plus plus".

Padahal, Suwirya mengaku telah menasihati istri sirinya tersebut. (Baca: Pengakuan Pria yang Bacok Istrinya Saat Sedang Keramas di Salon )

(Panji Baskhara Ramadhan)



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Megapolitan
Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

Megapolitan
Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Megapolitan
Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Megapolitan
Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Megapolitan
138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X