Kompas.com - 03/02/2016, 14:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat bermain basket di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA)  Krendang, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat bermain basket di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Krendang, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2016).
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjamin ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) tidak dijadikan tempat mesum.

Basuki yakin RPTRA tidak dijadikan tempat mesum karena dilengkapi CCTV atau kamera pengawas. (Baca: Ini RPTRA yang Disebut Ahok Disalahgunakan Jadi Tempat Cuci Mobil)

"Enggak ada yang mesum, orang kami punya CCTV kok. Kalau mesum, keenakan lu dong ha-ha-ha," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (3/2/2016).

Selain itu, menurut dia, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB) DKI sudah merekrut tenaga profesional untuk mengurusi RPTRA untuk mencegah perbuatan mesum di lokasi tersebut.

Bukan hanya itu, pengawasan terhadap kinerja tenaga profesional dan kegiatan di RPTRA langsung di bawah kendali lurah.

Basuki juga meminta warga berperan aktif mengawasi kegiatan di RPTRA. (Baca: Tak Ada RPTRA di Cideng yang Jadi Tempat Cuci Motor seperti Kata Ahok)

"Jadi, saya kira, kita enggak boleh terlalu suuzan (berpikiran buruk) atau paranoid. Satu sisi, butuh ruang terbuka dan satu sisi kita takut (ruang terbuka) disalahgunakan. Kalau disalahgunakan, itu urusan kedua," kata Basuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basuki mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah pembangunan 150 RPTRA tahun ini.

Hingga akhir tahun, Basuki menargetkan 213 RPTRA sudah terbangun. "Kalau dapat tanah lagi, kami lebih cenderung membangun semua RPTRA di dalam kompleks rusun," kata Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Megapolitan
21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

Megapolitan
Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Megapolitan
Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Megapolitan
Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Megapolitan
Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Megapolitan
Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Megapolitan
Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Megapolitan
Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Megapolitan
Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Megapolitan
Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Megapolitan
Seorang Polisi Tewas Terlindas Truk Saat Lakukan Pengawalan ke Bekasi

Seorang Polisi Tewas Terlindas Truk Saat Lakukan Pengawalan ke Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.