Pembunuh Bocah Sempat Iming-imingi Rp 2.000 Saat Menculik

Kompas.com - 07/02/2016, 15:18 WIB
Ilustrasi DIDIE SWIlustrasi
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Bocah korban penculikan, J (7), yang ditemukan tewas di rumah orang yang diduga menculiknya, JA (35), sempat diiming-imingi uang Rp 2.000.

"Saat pulang dari sekolah, korban sempat bertemu tersangka. Terus tersangka sempat mengiming-imingi Rp 2.000," ujar Kapolres Depok Kombes Dwiyono di Jakarta, Minggu (7/2/2016).

Setelah itu, lanjut Dwiyono, tersangka langsung mengajak korban ke kediamannya di Jalan H Albaido, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. (baca: Bocah Korban Penculikan Ditemukan Tewas)

Kemudian, karena korban tidak pulang kerumah, pihak keluarga merasa curiga dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Beji.

"Jadi dari laporan itu kita tindak lanjuti dan buat penyelidikan," ucap Dwiyono.

Ia menambahkan, saat kediaman JA digeledah, kepolisian menemukan korban tergeletak di kamar mandi dalam posisi terduduk.

Dwiyono menjelaskan, atas tindak kejahatan tersebut, JA akan dijerat Pasal 330 KUHP tentang penculikan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Selain itu, tersangka juga akan dijerat Pasal 80 tentang perlindungan anak," sambungnya.

Pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara tertutup sekitar satu jam, yakni mulai pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Megapolitan
Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok

Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok

Megapolitan
Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Megapolitan
Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Megapolitan
Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

Megapolitan
Ragam Hukuman 'Nyeleneh' bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman "Nyeleneh" bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X