Ahok: Penderita DBD Rata-rata dari Daerah Pinggiran

Kompas.com - 10/02/2016, 15:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Minggu (7/2/2016) Kompas.com/Alsadad RudiGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Minggu (7/2/2016)
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut, sebagian besar penderita demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di sejumlah RSUD bukan merupakan warga Ibu Kota.

Mereka kebanyakan berasal dari perbatasan. Basuki mencontohkan kondisi pasien DBD di RSUD Cengkareng.

Di RSUD tersebut, kata dia, banyak penderita DBD yang berasal dari Tangerang. (Baca: Ahok Sebut Jakarta Belum KLB DBD)

"Itu sudah kami pelajari. Rata-rata penderita DBD itu dari daerah pinggiran yang dekat, seperti di Bekasi dan Tangerang," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (10/2/2016).

Mulanya, Basuki menduga, obat yang digunakan untuk fogging atau pengasapan kurang efektif sehingga penderita DBD masih ditemukan.

Namun, dia melanjutkan, setelah dicek, jumlah penderita DBD yang meningkat terdapat di daerah perbatasan.

Dengan demikian, RSUD yang banyak merawat penderita DBD adalah RSUD yang dekat dengan daerah perbatasan, seperti RSUD Cengkareng dan Duren Sawit.

"Mungkin di sana kurang disemprot karena daerah perbatasan," kata Basuki.

Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan bantuan pengasapan untuk daerah perbatasan tersebut. (Baca: Tempat Tidur di RSUD DKI Banyak yang Kosong, Pasien RSUD Cengkareng Tolak Dirujuk)

"Kalau mereka mau, akan kami bantu. Toh, Jakarta yang di tengah enggak kena DBD kan? Obatnya masih oke ternyata setelah dicek," ujar Basuki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Megapolitan
Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X