Kompas.com - 12/02/2016, 13:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberi sambutan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov DKI dengan Kemenkominfo atas penyediaan layanan nomor panggilan tunggal darurat dan Penyebarluasan SMS peringatan dini bencana Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Kamis (11/2/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberi sambutan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov DKI dengan Kemenkominfo atas penyediaan layanan nomor panggilan tunggal darurat dan Penyebarluasan SMS peringatan dini bencana Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Kamis (11/2/2016).
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut masih ada beberapa partai politik yang akan mendukungnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Ia yakin akan didukung partai selain Nasdem yang mendeklarasikan dukungannya hari ini. (Baca: Partai Nasdem Deklarasikan Dukungan untuk Ahok Maju Pilkada 2017).

"Kita juga masih ada beberapa partai yang mengusung. Kita lihat saja nanti," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (12/2/2016).

Sejumlah partai yang menunjukkan sinyal kedekatan dengan Basuki di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan Partai Hanura.

Meski demikian, Basuki menegaskan, ia akan memprioritaskan dukungan relawannya, yakni Teman Ahok. (Baca: Ahok: Terima Kasih Nasdem Mau Dukung...).

Adapun Teman Ahok mendukung Basuki untuk maju dalam Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen.

"Kami pasti tetap ikut Teman Ahok. Tinggal partai lain dukung, buat partai yang sama-sama untuk (mewujudkan) Jakarta Baru kan enggak masalah," kata Basuki.

Basuki mengatakan, Teman Ahok sudah bekerja keras mengumpulkan satu juta fotokopi KTP.

Selain itu, mereka juga bekerja keras mengisi formulir serta menginput data dukungan Basuki melalui jalur independen.

Hari ini, Nasdem mendeklarasikan dukungannya kepada Basuki. (Baca: Ini Alasan Nasdem Dukung Ahok Tanpa Syarat ).

Nasdem menyatakan dukungannya tanpa syarat. Partai besutan Surya Paloh itu tidak mempermasalahkan jika Ahok ingin maju pada pilkada melalui jalur independen.

Partai Nasdem juga mendukung jika pada akhirnya Ahok memilih untuk diusung partai politik, meskipun seandainya partai yang mengusung Ahok itu bukan Partai Nasdem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.