Sopir Diduga Mabuk, Rush "Nyungsep" ke Kali di Seberang ITC Kuningan

Kompas.com - 13/02/2016, 02:18 WIB
Sebuah mobil Toyota Rush tercebur ke kali kecil di seberang ITC Kuningan, Jalan Prof. Satrio, Jakarta, Sabtu (13/2:2016). KOMPAS.COM/HERU MARGIANTOSebuah mobil Toyota Rush tercebur ke kali kecil di seberang ITC Kuningan, Jalan Prof. Satrio, Jakarta, Sabtu (13/2:2016).
|
EditorCaroline Damanik
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil Toyota Rush berwarna putih tercebur ke kali di seberang ITC Kuningan, Jalan Prof. Satrio, Jakarta, Sabtu (13/2/2016). Pengemudi diduga mabuk.

"Kejadiannya sekitar jam 01.00. Mobil kenceng keluar dari Mega Kuningan bukannya belok malah nabrak taman langsung nyusruk masuk kali," kata Okman, seorang pengemudi Gojek yang membantu mengeluarkan pengemudi dari dalam mobil.

Menurut Okman, pengemudi adalah warganegara asing berwajah Asia.

"Kayak orang Korea. Mabuk kayaknya. Mulutnya bau," kata dia.

Dari arah Mega Kuningan, persis di sisi Menara Bank Danamon mobil seharusnya belok kiri masuk Jalan Prof. Satrio ke arah Sudirman. Mobil Rush itu belok terlalu melebar ke kanan melanggar area hijau di bawah jembatan layang dan tercebur ke kali kecil di bawah jembatan itu.

Puluhan pengemudi ojek berbasis aplikasi, Gojek dan Grab, serta warga seketika mengerumuni mobil itu untuk menolong. Pintu mobil terkunci. Pengemudi terjebak di dalam mobil selama sekitar 15 menit.

"Kita gedor-gedor supaya dia buka central lock. Kayaknya sih dia shock jadinya lama bukanya," tutur Okman.

Setelah dikeluarkan, pengemudi yang memakai jas abu-abu tampak terluka di kepala dengan darah mengucur. Pengemudi lalu dibawa dengan taksi ke RS Jakarta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Megapolitan
Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Megapolitan
Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Megapolitan
Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Megapolitan
51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

Megapolitan
Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Megapolitan
1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Megapolitan
Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X