Kapolda Metro Jaya: Modus Teroris Gunakan Racun Pernah Dilakukan

Kompas.com - 17/02/2016, 16:01 WIB
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian usai menggelar rapat hari ini, Selasa (13/10/2015) di Biro Ops Polda Metro Jaya berkaitan pengamanan final Piala Presiden yanh rencananya akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 18 Oktober 2015. KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMKapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian usai menggelar rapat hari ini, Selasa (13/10/2015) di Biro Ops Polda Metro Jaya berkaitan pengamanan final Piala Presiden yanh rencananya akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 18 Oktober 2015.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan bahwa dia tak pernah menerima telegram rahasia terkait ancaman teror dengan racun sianida.

"Saya tidak terima telegram. Saya hanya terima info dari Densus," ucap Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Meski begitu, Tito mengaku sudah menyampaikan info tersebut kepada anggotanya. Namun, menurut dia, modus ancaman dengan racun itu bukan hal yang baru.

"Dulu, tahun 2009-2010, kami pernah tangkap yang masukin racun ke minuman di suatu polsek di Jakarta Pusat," ungkap Tito.

Oleh karena itu, pihaknya kini telah mempersiapkan antisipasi terkait adanya ancaman yang serupa. Namun, Tito tidak mau menjabarkan langkah antisipasi yang disiapkan kepolisian.

Belum lama ini, Kepala Polda Jawa Timur Irjen Anton Setiadji telah mengeluarkan surat telegram rahasia (STR) terkait ancaman racun sianida di jajaran kepolisian. (Baca: Terinspirasi Sianida di Kopi Mirna, Teroris Rencanakan Racuni Polisi)

Telegram yang belum disertai tanggal itu merujuk pada SMS Kapolri kepada para kapolda pada 13 Februari 2016 terkait kegiatan kelompok teroris.

STR itu juga menyebutkan rencana kelompok teroris yang akan memberikan atau mengirimkan makanan bercampur sianida kepada polisi. Rencana teroris ini disebut terinspirasi kasus Jessica dan Mirna di Jakarta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

Megapolitan
Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Megapolitan
Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Megapolitan
Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Megapolitan
Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Megapolitan
PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

Megapolitan
Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Megapolitan
Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Megapolitan
Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Megapolitan
27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Megapolitan
Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X