Pengusaha Metromini Bisa Gabung ke Transjakarta Tanpa Perantara PT Metromini

Kompas.com - 18/02/2016, 19:54 WIB
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta yang baru, Budi Kaliwono usai acara serah terima jabatan dari pejabat yang lama di Kantor PT Transjakarta, di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (7/1/2016). Kompas.com/Alsadad RudiDirektur Utama PT Transportasi Jakarta yang baru, Budi Kaliwono usai acara serah terima jabatan dari pejabat yang lama di Kantor PT Transjakarta, di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (7/1/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta telah melakukan dialog dengan pengusaha metromini terkait rencana integrasi dengan PT Transjakarta.

Dari dialog tersebut, Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan pengusaha metromini bisa bergabung dengan PT Transjakarta tanpa perantara PT Metromini.

"Kami kerja sama bukan hanya dengan PT (Metromini) tapi langsung dengan pemilik. Kita rembukan bersama," ujar Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Budi mengatakan sudah ada 40 pengusaha metromini yang berdiskusi dengan dia. Kemungkinan, jumlahnya akan bertambah lagi.

Menurut Budi, para pengusaha metromini itu harus merupakan pemilik bus. Mereka juga wajib menyerahkan semua bus yang mereka miliki ketika resmi bergabung nanti.

Budi mengatakan, integrasi perorangan seperti itu dimungkinkan. Pengusaha metromini tidak perlu tergabung dengan satu wadah untuk bisa gabung dengan Transjakarta. Namun, ke depannya aspek legalitasnya harus diperhatikan kembali.

"Boleh saja perorangan. Justru kita membuat sistemnya supaya bisa kita buat (seperti itu). Kami mencoba mengambil langkah ini supaya masalah bisa teratasi," ujar Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kata Budi, hal ini bukan berarti mereka yang tergabung dalam perusahaan metromini tidak bisa gabung PT Transjakarta. Baik perorangan ataupun perusahaan, bisa bergabung dengan PT Transjakarta.

Dia menargetkan kerja sama bisa benar terwujud pada Mei 2016.

"Saya pinginnya April atau Mei-lah," ujar dia.

Manajemen PT Metromini diketahui terpecah menjadi dua. Tercatat ada dua orang yang saat ini menyatakan diri sebagai pimpinan manajemen yang sah, yakni TH Panjaitan dan Nofrialdi. Kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Hilang Kendali, Bus AKAP Tabrak Separator Busway di Tanjung Priok

Sopir Hilang Kendali, Bus AKAP Tabrak Separator Busway di Tanjung Priok

Megapolitan
Bus Sering Kecelakaan, PT Transjakarta Janji Ikuti Arahan KNKT

Bus Sering Kecelakaan, PT Transjakarta Janji Ikuti Arahan KNKT

Megapolitan
Fakta Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah: 6 Pelaku Ditangkap, Mengancam Pakai Pistol Korek

Fakta Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah: 6 Pelaku Ditangkap, Mengancam Pakai Pistol Korek

Megapolitan
Simpang Temu di TOD Lebak Bulus Segera Dibangun, Akan Jadi Titik Transit Penumpang MRT hingga Transjakarta

Simpang Temu di TOD Lebak Bulus Segera Dibangun, Akan Jadi Titik Transit Penumpang MRT hingga Transjakarta

Megapolitan
Vonis 10 Bulan Penjara Cynthiara Alona: Hanya Pasal Cabul, Bukan Eksploitasi Seksual Anak

Vonis 10 Bulan Penjara Cynthiara Alona: Hanya Pasal Cabul, Bukan Eksploitasi Seksual Anak

Megapolitan
Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Megapolitan
Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Megapolitan
Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Megapolitan
UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Megapolitan
Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Megapolitan
Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.