"Orang Udah Bela-belain Naik Transjakarta, Malah kayak Gini..."

Kompas.com - 22/02/2016, 11:07 WIB
Salah seorang penumpang transjakarta yang baru saja melompat dari Halte Jatinegara, Senin (22/2/2016). Selama hampir 30 menit, bus transjakarta rute Kampung Melayu-Pulogebang tak kunjung tiba di Halte Jatinegara. Akibatnya, sebagian penumpang memilih keluar halte untuk mencari moda angkutan yang lain. Kompas.com/Alsadad RudiSalah seorang penumpang transjakarta yang baru saja melompat dari Halte Jatinegara, Senin (22/2/2016). Selama hampir 30 menit, bus transjakarta rute Kampung Melayu-Pulogebang tak kunjung tiba di Halte Jatinegara. Akibatnya, sebagian penumpang memilih keluar halte untuk mencari moda angkutan yang lain.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah penumpang bus transjakarta di Halte Jatinegara mengeluhkan bus yang tak kunjung datang selama hampir 30 menit pada Senin (22/2/2016) pagi.

Akibatnya, beberapa di antara mereka memilih keluar dari halte untuk mencari moda angkutan yang lain. Salah satunya bahkan ada yang memilih langsung melompat dari atas tempat tunggu untuk kemudian naik metromini yang kebetulan sedang ngetem di seberangnya.

Pantauan Kompas.com, bus transjakarta yang tak kunjung datang adalah bus Koridor 11 rute Kampung Melayu-Pulogebang. Tak kunjung datangnya bus di halte terjadi pada kurun waktu sekitar pukul 09.15-09.30.

Salah seorang penumpang, Hendra, menyayangkan terlalu lamanya waktu tunggu. Ia menilai, hal itu dapat menurunkan minat warga untuk naik bus transjakarta.

"Orang udah bela-belain naik transjakarta, malah kayak gini," kata pria yang tampak menggunakan seragam PNS DKI ini.

Hal serupa juga dilontarkan Arman. Ia menyesalkan terlalu lamanya waktu kedatangan bus karena mengganggu agenda pekerjaannya.

"Padahal, saya janji bertemu sama orang pukul 10.00," ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.