"Ngebut" di Jalur Transjakarta, Polisi Tewas Usai Tabrak Portal "Busway"

Kompas.com - 23/02/2016, 20:40 WIB
Hingga sekitar pukul 12.00, lalu lintas di Jalan  Letjen MT. Haryono, Jakarta Selatan masih tampak macet, Rabu (7/5/2013). Kemacetan yang setiap hari terjadi  di Jakarta membuat banyak pengguna jalan mengokupansi jalur busway dan trotoar jalan.
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROHingga sekitar pukul 12.00, lalu lintas di Jalan Letjen MT. Haryono, Jakarta Selatan masih tampak macet, Rabu (7/5/2013). Kemacetan yang setiap hari terjadi di Jakarta membuat banyak pengguna jalan mengokupansi jalur busway dan trotoar jalan.
EditorFidel Ali
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Humas PT Transportasi Jakarta Prasetya Budi menjelaskan bahwa pengendara sepeda motor yang tewas di depan Halte Stasiun Cawang, Jl MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2016), karena menabrak portal yang tertutup.

Setelah menabrak portal, korban mengenai separator bus transjakarta.

"Yang bersangkutan itu bukan karena ditabrak bus transjakarta, tetapi dia berjalan kencang dari arah Cawang ke Pancoran, tetapi dia tidak lihat portal busway," kata Prasetya Budi saat dihubungi di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2016).

Budi menjelaskan, motor itu melaju sangat kencang. Begitu motor itu menabrak portal, pengendara tersebut langsung terpental jauh, tepatnya di depan halte.

"Petugas saya juga sampai mental, tapi untuk petugas transjakarta kondisinya baik-baik saja," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kanit III Satgatur Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Syahlan tewas seusai menabrak separator busway di dekat Halte Bus Transjakarta Cikoko, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2016) sekitar pukul 11.10.

Korban tewas di tempat seusai kepala bagian depan mengalami luka parah.

Kanit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Samakun membenarkan bahwa ada anggotanya yang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di jalur bus transjakarta. Saat itu, korban sedang menggunakan sepeda motor Suzuki Hayate 12291-VII.

"Iya benar, ada anggota yang meninggal dunia dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," kata Samakun saat dihubungi di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2016).

Dia menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat korban terburu-buru dari Cawang menuju Jalan MT Haryono dengan melintasi jalur bus transjakarta. Karena kehilangan kontrol, korban pun terjatuh.

"Kronologinya korban terburu-buru dan masuk jalur busway. Karena lost control dua jatuh dan menabrak separator," tutur Samakun.

Selain menabrak sparator, menurut dia, korban sempat menghindari portal yang berada di jalur bus transjakarta. Dengan demikian, karena oleng, korban pun terjatuh.

"Korban meninggal di tempat karena mengalami luka di bagian kepala depan," ucapnya. (Bintang Pradewo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Rentenir Tewas Dibacok, Bermula Pelaku Belum Bisa Bayar Utang Rp 350.000 dan Korban Emosi

Kasus Rentenir Tewas Dibacok, Bermula Pelaku Belum Bisa Bayar Utang Rp 350.000 dan Korban Emosi

Megapolitan
Kesal Ucapannya Dipotong Jaksa, Munarman: Saya Ini Terancam Hukuman Mati

Kesal Ucapannya Dipotong Jaksa, Munarman: Saya Ini Terancam Hukuman Mati

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penjual Narkotika ke Fico Fachriza

Polisi Kantongi Identitas Penjual Narkotika ke Fico Fachriza

Megapolitan
Panti Pijat yang Fasilitasi Prostitusi di Depok Bakal Ditutup

Panti Pijat yang Fasilitasi Prostitusi di Depok Bakal Ditutup

Megapolitan
Monyet Masuk ke Perumahan Mewah di Ancol, Seorang ART Dicakar hingga Berdarah

Monyet Masuk ke Perumahan Mewah di Ancol, Seorang ART Dicakar hingga Berdarah

Megapolitan
Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Megapolitan
Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Megapolitan
Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

Megapolitan
Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Megapolitan
Bersikeras Gelar PTM 100 Persen di Tengah Lonjakan Covid-19, Disdik Tangerang: Ini Instruksi 4 Menteri

Bersikeras Gelar PTM 100 Persen di Tengah Lonjakan Covid-19, Disdik Tangerang: Ini Instruksi 4 Menteri

Megapolitan
Rahmat Effendi Sudah 2 Minggu Ditahan KPK, Kuasa Hukum: Kondisinya Baik-baik Saja

Rahmat Effendi Sudah 2 Minggu Ditahan KPK, Kuasa Hukum: Kondisinya Baik-baik Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.