Kompas.com - 23/02/2016, 20:58 WIB
Beberapa pekerja mengumpulkan bola golf di Senayan Golf Driving Range, Jakarta, Rabu (16/7/2014). Demi keselamatan saat bekerja, mereka menggunakan helm dan payung agar terhindar dari pukulan bola. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO TOTOK WIJAYANTOBeberapa pekerja mengumpulkan bola golf di Senayan Golf Driving Range, Jakarta, Rabu (16/7/2014). Demi keselamatan saat bekerja, mereka menggunakan helm dan payung agar terhindar dari pukulan bola. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengungkapkan, rencana pengalihan fungsi Senayan Golf Driving Range yang terletak di Kompleks Gelora Bung Karno saat ini masih dalam proses pematangan.

Pemerintah akan melakukan sayembara desain hutan kota yang rencananya juga akan dilengkapi dengan fungsi pendukung lainnya itu.

"Kami sedang susun terms of reference-nya secara detail dan pembahasan-pembahasan bersama GBK/Setneg dan Pemda DKI serta penyiapan tim karena konsep hutan kotanya juga nanti dengan beberapa fungsi," ujar Siti saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2016).

Siti belum mengungkap lebih jauh soal fungsi tambahan yang akan dilekatkan dengan hutan kota itu. Dia hanya menyebutkan bahwa desain hutan kota nantinya akan disayembarakan.

"Ada rencana juga untuk disayembarakan desainnya. Makanya, fungsi-fungsi apa saja yang ada di sana secara harmonis lingkungan dan sustainable sedang kami siapkan dulu," ujarnya.

(Baca: Maret 2016, Senayan Golf Akan Dijadikan Hutan Kota)

Dia belum bisa memastikan rencana pembangunan hutan kota itu bisa segera dimulai bulan Maret mendatang.

"Nanti kita lihat apakah bulan Maret sudah bisa ada yang dimulai," ungkap Siti.

Saat ini, Senayan Golf Driving Range sudah mulai berhenti aktivitas untuk proses peralihan menjadi ruang terbuka hijau.

Data di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menunjukkan, sampai sejauh ini, total luas ruang terbuka hijau (RTH) yang sudah terbangun di Jakarta baru sekitar 9,98 persen.

Padahal, luas ideal RTH bagi suatu kota adalah 30 persen dari luas wilayah.

Driving Range Senayan yang terletak di kawasan Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Lima, itu memiliki luas lahan 4,6 hektar. Jika hutan kota nantinya benar-benar terwujud, maka Jakarta akan memiliki ruang hijau lain yang ada di pusat kota.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Megapolitan
Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Megapolitan
Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Megapolitan
Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Megapolitan
14 Komunitas Akan Ikut 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

14 Komunitas Akan Ikut "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Megapolitan
Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Megapolitan
Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Megapolitan
72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.