Lagi Makan, Atun Histeris Lihat Ekskavator Sudah di Belakang Rumahnya

Kompas.com - 29/02/2016, 10:53 WIB
Kepala Polsek Penjaringan, Ajun Komisaris Besar Rudi berbicara menenangkan Atun (berkerudung corak merah). Atun menjerit karena backhoe tiba-tiba berada di belakang rumah. Senin (29/2/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusKepala Polsek Penjaringan, Ajun Komisaris Besar Rudi berbicara menenangkan Atun (berkerudung corak merah). Atun menjerit karena backhoe tiba-tiba berada di belakang rumah. Senin (29/2/2016)
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah warga Kalijodo masih berada di rumah mereka di tengah pembongkaran. Sebagian mengaku hendak mengenang rumah mereka sebelum rata dengan tanah.

Para warga diberi kesempatan oleh petugas untuk berada di rumah mereka paling lambat sampai Senin (29/2/2016) pukul 15.00.

Salah satu warga yang melakukan hal itu adalah Atun, seorang warga RT 05/RW 05 Kalijodo. Namun, Atun mendadak histeris. Atun mengaku kaget tiba-tiba alat berat sudah berada di belakang rumahnya.

"Aku lagi makan tahu-tahu mobil backhoe (ekskavator) sudah di belakang rumah. Janjinya kan pukul 15.00, Pak. Aku lagi makan, Pak," jerit Atun sembari menangis.

Atun juga menjerit tak mau menempati rumah susun karena hanya tiga bulan gratis, tetapi selanjutnya bayar. Sejumlah kerabat Atun mencoba menenangkannya.

"Biarin. Hatiku kesel. Mana kebijakannya, katanya pukul 15.00 (baru bongkar)," kata Atun.

Atun yang histeris mengundang perhatian warga lain yang kebetulan masih membereskan rumahnya.

Salah satunya Leonard Eko Wahyu, warga Kalijodo yang masih membereskan perabotannya.

"Pasukan siapa yang di rumah saya, bawa keluar," ujar pria dengan sapaan Leo itu.

Situasi mereda setelah Kepala Polsek Penjaringan Ajun Komisaris Besar Rudi berbicara untuk menenangkan Atun. Perempuan itu akhirnya berhenti menangis.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X