Lulung Sebut Ada Konspirasi Kekuasaan soal Temuan KPK pada Kasus Sumber Waras

Kompas.com - 02/03/2016, 19:31 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana ketika mendatangi Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Rabu (17/2/2016). Jessi Carina Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana ketika mendatangi Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Rabu (17/2/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana meminta Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) bisa bersikap profesional sebagai penegak hukum dalam menyelidiki kasus Sumber Waras.

Dia meminta agar penyidik tidak takut bertindak tegas dalam mengusut kasus yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Penegak hukum harus benar, jangan takut sama konspirasi kekuasaan," ujar Lulung saat dihubungi, Rabu (2/3/2016).

Sebelumnya, Lulung memang sering mengatakan bahwa ada konspirasi di setiap kasus yang melibatkan Ahok (sapaan Basuki). Terkait kasus RS Sumber Waras, Lulung juga berpendapat yang sama.


"Contohnya, kenapa Ahok bilang itu udah basi? Berarti Ahok sudah tahu apa yang dilakukan oleh KPK sehingga yakin bahwa dia gak terbukti. Dengan Ahok bilang udah basi, berarti ada konspirasi kalau KPK tak akan jadikan Ahok tersangka," ujar Lulung.

Lulung tampak khawatir kecurigaannya akan konspirasi tersebut terbukti. Dia mengkhawatirkan pernyataan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang mengatakan belum ada indikasi korupsi dalam kasus Sumber Waras.

Seharusnya, hari ini Lulung beserta anggota DPRD lainnya kembali mendatangi KPK untuk meninjau proses penyelidikan kasus tersebut. Namun, batal karena ada kegiatan komisi yang dijalankan sebagian besar anggota Dewan.

Lulung pun bertekad untuk mengonfirmasi kabar ini kepada Basaria ketika dia kembali datang ke KPK nantinya.

"Saya mau tau kenapa Basaria Panjaitan mengatakan seperti itu," ujar Lulung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Megapolitan
Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba kepada Aulia Farhan

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba kepada Aulia Farhan

Megapolitan
1.091 Warga Mengungsi akibat Banjir Jakarta, Paling Banyak di Jaktim

1.091 Warga Mengungsi akibat Banjir Jakarta, Paling Banyak di Jaktim

Megapolitan
Polisi Terjunkan 2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi 212 di Monas

Polisi Terjunkan 2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi 212 di Monas

Megapolitan
Ini Tahapan Cara Balik Nama Sertifikat Rumah

Ini Tahapan Cara Balik Nama Sertifikat Rumah

Megapolitan
Polisi: Aulia Farhan Konsumsi Narkoba karena Ikut-ikutan Teman

Polisi: Aulia Farhan Konsumsi Narkoba karena Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Eks Calon Independen: Butuh Usaha Luar Biasa Rebut Kekuasaan Wajah Lama di Depok

Eks Calon Independen: Butuh Usaha Luar Biasa Rebut Kekuasaan Wajah Lama di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X