Cari Pemilik Kulit Kabel Penyumbat Selokan, Ahok Temui Dirkrimsus

Kompas.com - 03/03/2016, 11:17 WIB
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM Petugas Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat mengangkut kulit kabel dari selokan Jalan Medan Merdeka Selatan
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana bertemu Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono.

Pertemuan itu untuk membahas permasalahan temuan kulit kabel yang menyumbat selokan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

"Iya, sama mau ketemu (Dirkrimsus) sebentar. Kami mau dengar laporan saja, kabelnya kan sudah ketemu tahun 2014. Nah, apakah kabel yang ditemukan sekarang itu sisa tahun 2014 atau barang baru," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (3/3/2016).

Basuki masih tak habis pikir mengapa ada pihak yang membuang kulit kabel dalam jumlah banyak. Selain itu, kulit kabel yang ditemukan ukurannya sangat panjang.


Kini Basuki mengaku tidak dapat menuduh apakah sumbatan kulit kabel itu termasuk sabotase.

"Saya enggak bisa menuduh orang yang masukin. Dia masukinnya kapan, memang tengah malam dia diam-diam masukin kulit kabel. Makanya, saya enggak bisa jawab," kata Basuki.

Namun, yang jelas, tumpukan kulit kabel itu telah menutup saluran air yang mengarah ke Kali Krukut.

Saat itu, ada wartawan yang bertanya kepadanya mengapa Jalan Medan Merdeka Utara masih terendam banjir. Pasalnya, saat itu status Waduk Pluit masih aman serta pintu air Pasar Ikan dan Gunung Sahari juga masih aman.

"Saya pikir kenapa (Jalan Medan Merdeka Utara) tenggelam ya? Terus saya pikir apa salurannya tersumbat? Makanya, pas dicek ketemu (kulit kabel)," kata Basuki.

Kompas TV Sampah Kabel, Walkot: Ini Perbuatan Kriminal!

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAna Shofiana Syatiri
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Megapolitan
Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Megapolitan
Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Megapolitan
DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

Megapolitan
Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Megapolitan
Close Ads X