20 KK Warga Kolong Tol Pluit Dipastikan Dapat Hunian di Rusun Marunda

Kompas.com - 03/03/2016, 18:46 WIB
Warga Kolong Tol seberang Kalijodo (Kolong Tol Prof. DR. Ir. Sediyatmo) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara menjerit digusur pihak Pemprov DKI Jakarta. Selasa (1/3/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusWarga Kolong Tol seberang Kalijodo (Kolong Tol Prof. DR. Ir. Sediyatmo) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara menjerit digusur pihak Pemprov DKI Jakarta. Selasa (1/3/2016)
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Jakarta Utara telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk menyediakan unit rumah susun (rusun) kepada warga yang terkena penggusuran di kolong Tol Pluit, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan data yang diterima Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, ada 20 kepala keluarga (KK) dari kolong Tol Pluit yang dipastikan memperoleh unit hunian di Rusun Marunda.

(Baca: Penghuni Kolong Tol Pluit Mengaku Warga Kalijodo demi Dapat Rusun)

"Saya sudah dihubungi oleh Pak Wali, lalu saya lapor ke Pak Gubernur, sementara ini ada 20 KK. Mereka difilter, sepanjang warga DKI dan masyarakat berpenghasilan rendah, kami bantu," kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Aji saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/3/2016) sore.

Menurut Ika, tidak menutup kemungkinan keluarga yang mendapatkan unit hunian akan bertambah.

Untuk itu, petugas dari Kelurahan Pejagalan, selaku pihak yang paling tahu kondisi di lapangan, akan memonitor dan menyeleksi siapa saja yang berhak mendapatkan unit rusun.

"Kami juga ada tim di lapangan, bekerja sama dengan petugas kelurahan. Kalau memang ada, bisa langsung didata dan diurus," tutur Ika.

Terkait dengan ketersediaan unit rusun, Ika memastikan, masih banyak unit cadangan di Rusun Rawabebek di wilayah Cakung, Jakarta Timur. (Baca: Kolong Tol Pluit Porak-poranda).

Menurut dia, Rusun Rawabebek masih dapat menampung ratusan KK lagi dan disiapkan bagi mereka yang terkena program penertiban Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Megapolitan
Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

Megapolitan
Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Megapolitan
Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Megapolitan
Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Megapolitan
Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Megapolitan
Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki "Awas Ada Kereta", Dia Enggak Dengar

Megapolitan
Begini Cara Cek Tiket Vaksin 'Booster' lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Begini Cara Cek Tiket Vaksin "Booster" lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Megapolitan
UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

Megapolitan
Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.