Dishubtrans Tetapkan APTB Tidak Boleh Masuk Jakarta - Kompas.com

Dishubtrans Tetapkan APTB Tidak Boleh Masuk Jakarta

Kompas.com - 05/03/2016, 18:01 WIB
KOMPAS/ANTONY LEE Bus angkutan perbatasan terintegrasi busway (APTB) Bogor-Rawamangun, Jumat (15/3/2013) terlihat menunggu penumpang di tepi jalan, sekitar 200 meter dari Terminal Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat. APTB sudah dua hari tidak memasuki Terminal Bubulak karena ditolak sopir angkutan kota rute Bubulak-Terminal Baranangsiang.
JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengeluarkan surat edaran tentang larangan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus transjakarta (APTB) beroperasi di Jakarta.

Surat edaran yang berlaku per hari ini diteruskan kepada Organda untuk disampaikan kepada pihak APTB.

“Mulai hari ini, APTB sudah tidak boleh masuk ke dalam kota, cuma boleh sampai halte terluar,” kata Andri kepada pewarta, Sabtu (5/3/2016).

Keputusan itu diambil sebagai tindak lanjut rencana bus Transjabodetabek yang akan mengisi tempat atau rute APTB.

Sementara ini, pihak Dishubtrans DKI Jakarta telah menyiagakan 31 bus yang beroperasi di rute-rute APTB. Puluhan bus tersebut juga bertujuan mencegah penumpukan penumpang pindahan dari bus APTB di halte terluar.

Ke depan, Andri menyebutkan, bakal ada sekitar 50 bus Transjabodetabek yang menggantikan bus-bus APTB. Puluhan bus tersebut rencananya akan dioperasikan secara bertahap.

Berbeda dengan bus APTB, bagi penumpang yang naik bus Transjabodetabek, tidak perlu membayar biaya tambahan saat pindah ke bus Transjakarta.


EditorBambang Priyo Jatmiko

Terkini Lainnya

Pascakebakaran, Mal Pejaten Village Tetap Beroperasi Hari Ini

Pascakebakaran, Mal Pejaten Village Tetap Beroperasi Hari Ini

Megapolitan
Korupsi Pembangunan IPDN, Pejabat Kemendagri Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan IPDN, Pejabat Kemendagri Divonis 4 Tahun Penjara

Nasional
Penggorengan di Gerai Makanan Terbakar, Asap Mengepul di Mal fX Sudirman

Penggorengan di Gerai Makanan Terbakar, Asap Mengepul di Mal fX Sudirman

Megapolitan
Kenangan dari Satu Keluarga yang Tewas di Bekasi...

Kenangan dari Satu Keluarga yang Tewas di Bekasi...

Megapolitan
Ketika Menristek Buka Warung di Pesta Rakyat Pintar 2018...

Ketika Menristek Buka Warung di Pesta Rakyat Pintar 2018...

Edukasi
Sandiaga Uno Optimistis Partai Demokrat Solid Dukung Prabowo-Sandi

Sandiaga Uno Optimistis Partai Demokrat Solid Dukung Prabowo-Sandi

Regional
Ibu dan Anak Pemalsu Buku Nikah Ditangkap Polisi

Ibu dan Anak Pemalsu Buku Nikah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Surabaya Bertransformasi Jadi Kota Industri Kreatif di Asia

Surabaya Bertransformasi Jadi Kota Industri Kreatif di Asia

Regional
Tim Jokowi-Ma'ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf

Tim Jokowi-Ma'ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf

Nasional
Indonesia Diminta Pertimbangkan Hapus Hukuman Mati seperti Malaysia

Indonesia Diminta Pertimbangkan Hapus Hukuman Mati seperti Malaysia

Nasional
Saat Pemenang Lotre Rp 22 Triliun Tak Juga Muncul Mengambil Uangnya...

Saat Pemenang Lotre Rp 22 Triliun Tak Juga Muncul Mengambil Uangnya...

Internasional
Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Regional
Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Regional
BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

Nasional
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Regional

Close Ads X