Djarot: Terserah, Mereka Kan Teman Ahok, Bukan Teman Djarot!

Kompas.com - 07/03/2016, 17:59 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat bersepeda di Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2016, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/2/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat bersepeda di Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2016, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/2/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak keberatan dengan keputusan relawan pendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Teman Ahok, yang tidak merekomendasikan dirinya.

Teman Ahok baru saja merekomendasikan nama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono untuk menjadi calon pendamping Basuki pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

"Terserah, monggo. Itu kan pemikiran (relawan) Teman Ahok, temannya Pak Ahok, bukan temannya Djarot. Ya enggak apa-apa," kata Djarot di Balai Kota, Senin (7/3/2016).

Djarot pun mengaku tak keberatan apabila nantinya Ahok memutuskan memilih Heru.

"Itu hak beliau. Masing-masing orang punya hak," ujar dia.

Teman Ahok diketahui sudah memasukkan nama Heru di formulir dukungan data KTP untuk Ahok. Menurut mereka, dipilihnya Heru telah melalui dialog dengan Ahok.

Teman Ahok mengaku sebenarnya bersedia merekomendasikan nama Djarot. Namun, mereka meminta Djarot keluar dari partai. Alasannya ialah agar ke depannya Ahok tidak tersandera oleh partai.

Menanggapi hal itu, Djarot menegaskan PDI-P bukanlah partai pragmatis yang hanya mengejar keuntungan saat berkuasa.

"PDI-P bukan tipe partai pragmatis, melainkan ideologis, yang cita-citanya bukan hanya untuk kepentingan partai, melainkan kesejahteraan rakyat demi mewujudkan sila kelima," ucap Djarot.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X