Ditinggal Ahok, PDI-P Siap Bertarung pada Pilkada DKI 2017

Kompas.com - 07/03/2016, 21:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama selfie bersama kader PDI-P, pada Rakernas PDI-P, di Hall D Kemayoran Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama selfie bersama kader PDI-P, pada Rakernas PDI-P, di Hall D Kemayoran Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu PDI-P DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku tidak bisa menahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama jika akhirnya memilih mengikuti Teman Ahok.

Meski demikian, dia mengatakan, PDI-P tidak akan gentar melawan Ahok dalam Pilkada DKI.

"PDI-P tidak kekurangan kader. Partai kami juga sudah terbiasa dengan persaingan seperti itu. Kami siap bertarung, tentunya tanpa keluar dari rambu-rambu persaingan yang ada," ujar Gembong ketika dihubungi, Senin (7/3/2016).

Gembong mengatakan, partainya siap bersaing secara fair denggan Ahok. Terkait pilihan Ahok yang memilih tidak maju lewat jalur partai politik, Gembong mengatakan, partainya legawa. Sebab, bagaimanapun, partainya tidak bisa menahan Ahok.

Di samping itu, partainya juga memiliki mekanisme yang harus dijalani. (Baca: PDI-P: Semua Keputusan Ada di Tangan Ahok)

"Kalau bicara legawa atau tidak legawa, ya kami kan tidak bisa menahan Pak Ahok. Semuanya terpulang kepada Pak Ahok sendiri, keputusan Pak Ahok sendiri. Apakah dia klop maju independen atau partai, itu pilihan dia," ujar Gembong.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X