Kompas.com - 11/03/2016, 21:59 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Ajun Komisaris M Taufik Iksan menceritakan kronologi peserta lomba makan cepat KFC yang meninggal karena diduga tersedak, di KFC Taman Semanan, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (11/3/2016).

Lomba yang digelar hari ini tersebut sudah pada babak penyisihan dari rangkaian lomba yang telah dilaksanakan sejak 3 Maret 2016 lalu.

"Itu lomba makan tiga sayap ayam, hadiahnya Rp 5 miliar. Siapa yang makan paling cepat, pemenangnya. Kalau yang tadi, tiap lomba, ada tiga orang," kata Taufik kepada Kompas.com, Jumat malam.

Lomba makan cepat yang serentak diadakan di Jawa dan Bali itu menjadi ajang bagi para peserta agar bisa makan secepat mungkin. Salah satu peserta yang jadi korban meninggal, Jayadi, awalnya disebut bisa makan dengan cepat sambil meminum air mineral. Namun, di tengah perlombaan, Jayadi mulai tersedak.

"Dia batuk-batuk, tetapi batuknya kayak enggak bisa keluar. Enggak lama, dia langsung dibawa ke rumah sakit. Di perjalanan itu, tewas, tidak tertolong lagi," tutur Taufik.

Saat ini, jenazah Jayadi telah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diotopsi dan diperiksa lebih lanjut. Polsek Cengkareng masih memeriksa pihak event organizer (EO) dan restoran selaku penyelenggara lomba.

(Baca: Penyelenggara Lomba Makan di KFC Klaim Tewasnya Fredy Murni Kecelakaan.)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.