Ridwan Kamil Beri Semangat Sandiaga Uno Maju Pilkada DKI

Kompas.com - 13/03/2016, 06:16 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat dijumpai wartawan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Selasa (8/3/2016) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat dijumpai wartawan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Selasa (8/3/2016)
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Sesuai keinginannya, akhirnya bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, bertemu dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ridwan Kamil pun mendoakan Sandiaga.

Pertemuan keduanya berlangsung di salah satu restoran di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (12/3/2016).

"Kalau memang sudah bulat niatnya, sudah kukuh dengan nawaitu-nya, ya saya mendoakan-lah," kata pria yang akrab disapa Emil itu, seusai pertemuan dengan Sandiaga.

Emil juga mengucapkan selamat kepada Sandiaga untuk mengikuti proses yang panjang dari pelaksanaan Pilkada DKI 2017.

Sandiaga pun mengaminkan doa Emil. Dia mengaku mendapat dorongan semangat dari Emil untuk maju pada Pilkada DKI nanti.

"Beliau memberikan semangat. Katanya, 'Go for it, nothing to lose, bismillah saja.' Kita melangkah," kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengaku belajar dari Emil tentang bagaimana Kota Bandung berhasil menjadi kota nomor satu dari efisiensi birokrasi.

Sandiaga mengakui, dalam hal pembangunan kota, Ridwan Kamil merupakan satu di antara beberapa acuan yang memberinya inspirasi. (Baca: Sandiaga Uno Ingin Pelajari Ilmu Ridwan Kamil agar Bisa Dipraktikkan di Jakarta)

Pengusaha muda ini juga menyampaikan, saat ini masih banyak pembenahan birokrasi yang dapat dilakukan di Jakarta.

"Penilaian birokrasi, itu jadi PR besar," katanya.

Pada pertemuan tersebut, keduanya juga membicarakan niat Sandiaga berinvestasi terhadap revitalisasi pasar di Bandung.

"Saya coba tawarkan dengan proses lelang, dengan administrasinya," kata Emil. (Valdy Arie)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X