Ahok: Saya Tak Mau Keluar Duit buat Teman Ahok

Kompas.com - 14/03/2016, 18:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. PRIYOMBODOGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menekankan, dia tidak akan membiayai relawan pendukungnya, Teman Ahok. Basuki atau Ahok mengatakan, Teman Ahok masih mencari dana secara mandiri.

"Kami enggak mungkin biayain mereka. Aku enggak mau keluar duit pokoknya," kata Ahok di Balai Kota, Senin (14/3/2016).

Konsep Teman Ahok adalah mendukung calon gubernur yang mau bekerja keras, jujur, dan tidak terima suap. Selain itu, kata dia, Teman Ahok rela menggelontorkan sejumlah uang dan menghabiskan waktu untuk mendukung dirinya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Dia mau keluar duit dan keluar waktu karena yakin saya kerja keras, enggak nyolong duit. Nah, saya juga kerja keras, enggak nyolong duit. Gaji segitu ya enggak cukup juga. Saya gimana mau kasih gaji kalian (relawan Teman Ahok), enggak bisa," kata Ahok.


Lalu, apa modal Ahok agar dapat bersaing pada Pilkada DKI 2017?

"Kerja keras. Saya fokus kerja saja," kata Ahok.

Biaya operasional yang dikeluarkan Teman Ahok selama mengumpulkan formulir dukungan dan fotokopi KTP ditanggung sepenuhnya oleh Teman Ahok.

Selama ini, mereka mendapat dana untuk membiayai kegiatan operasionalnya dari penjualan pernak-pernik, mulai dari gelang hingga kaus. Pernak-pernik itu mereka jual secara online dan melalui booth yang dibuka di beberapa pusat perbelanjaan.

Berdasarkan laporan di laman resminya, pemasukan yang diterima Teman Ahok sejauh ini sekitar Rp 797 juta. Adapun pengeluarannya sekitar Rp 762 juta. (Baca: Teman Ahok Targetkan Verifikasi KTP Dukungan Selesai pada Mei 2016)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Megapolitan
Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Megapolitan
8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X